Unduh Aplikasi

OKP dan LSM Sesalkan Pernyataan Ketua DPRK Abdya

BLANGPIDIE - Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) di Kabupaten Abdya menyayangkan pernyataan Ketua DPRK Abdya, Zulkifli Isa, terkait temuan Belanja Perjalanan Dinas Bupati oleh BPK RI.

Zulkifli Isa dalam komentarnya Selasa (13/10), mengatakan tidak mengetahui adanya temuan BPK tersebut. Jika pun ada temuan BPK, Zulkifli menduga kasus itu terjadi sebelum ia menjadi ketua DPRK.

“Mungkin bukan masa kami, bagaimana saya berkomentar,” ujarnya, Selasa (13/10), seraya mengaku sedang berada di Medan memperbaiki mobil.

Komentar itulah yang kemudian dianggap oleh sejumlah OKP dan LSM sebagai pernyataan yang tidak mencerminkan seorang wakil rakyat. (Baca: DPRK Abdya Didesak Tindak Lanjuti Temuan Belanja Perjalanan Dinas Bupati)

"Jika jawabanya tidak tau, kan aneh, masak seorang ketua DPRK Abdya menaggapi persoalan seperti itu,” ujar Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Abdya Zulfahmizar, kepada AJNN Kamis (14/10).

Menurutnya, pernyataan Ketua DPRK itu menunjukkan sikap ketidakpedulian mereka terhadap rakyat.

"Analoginya, jika ketua saja tidak tau persoalan apalagi dengan anggotanya,” jelas Zulfahmi.

Seharusnya, lanjut Zulfahmi, Ketua DPRK memberikan sebuah jawaban yang kongkrit sehingga bisa menenangkan publik dan persoalan yang terjadi bisa diselesaikan.

"Minimal DPRK Abdya memanggil Bupati dan mempertanyakan realisasi uang daerah yang kemudian menjadi temuan BPK RI dan sejauh mana penyelesaianya, ternyata Ketua DPRK malah tidak mengetahuinya,” timpal Zulfahmi.

Hal senada juga disamapaikan Ketua Yayasan Advokad Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Abdya Miswar SH. Menurutnya, sangat tidak masuk akal ketika seorang ketua DPRK tidak mengetahui tetang temuan BPK RI terhadap pejabat nomor satu di kabupaten itu.

Bahkan, lebih jauh Miswar menduga ketua DPRK dan Bupati Abdya “bermain mata” sehingga persoalan itu seperti dianggap sepele.

"Satu sisi kita hargai kejujuran ketua DPRK Abdya, namun di sisi lain jelas terlihat lemahnya fungsi kontrol lembaga legislatif Abdya, atau hanya kura-kura dalam perahu,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRK Abdya Zulkifli Isa yang dihubungi AJNN Kamis (15/10) mengungkapkan, dirinya merasa serba salah saat menjawab pernyaataan dari media.

Saat ditanya lebih lanjut terkait respon sejumlah OKP Mahasiswa dan LSM terhadap pernyataannya, Zulkifli Isa memilih untuk tidak menjawab. "Saya tidak ada komentar tentang itu,” tutupnya yang mengaku sedang berada di Jakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua II  DPRK Abdya, Jismi kepada AJNN mengaku juga tidak berani berkomentar, sebab pihaknya belum mendalami persoalan yang jadi temuan BPK RI terkait belanja perjalanan dinas bupati tersebut.

"Kita lihat kondisi dulu, tentang aturan hukumnya, setelah ada laporan oleh bidang masing-masing baru kita tindak lanjuti,” katanya.

| JULIDA FISMA

Komentar

Loading...