Unduh Aplikasi

Oknum Sipir Terlibat Kerusuhan di Lapas Lambaro

Oknum Sipir Terlibat Kerusuhan di Lapas Lambaro
Polisi membawa seorang napi ke luar dari lapas pasca kerusuhan

BANDA ACEH - Satu oknum sipir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Banda Aceh ditahan pihak kepolisian karena diduga kuat terlibat dalam kasus kerusuhan dan pembakaran.

Oknum sipir Lapas yang terlibat dalam kerusuhan itu berinisial S, sedangkan satu oknum lainnya berinisial M masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

Baca:Kerusuhan di Lapas Lambaro Dipicu Pemindahan Napi Narkoba

Kapolresta Banda Aceh Kombes pol T.Saladin menyebutkan pada pemeriksaan awal S diduga kuat ikut membantu Napi Narkoba bernama Gunawan dan napi lainnya untuk melakukan kerusuhan.

"Dia (S) juga ikut membakar satu unit mobil operasional Sabhara Polresta Banda Aceh di dalam Lapas," kata Kapolresta, Jumat (5/1).

Kombes T.Saladin juga menyebutkan kedua oknum sipir S dan M sering bersama dengan ketiga narapidana narkoba bernama berinisial Gun, Bah, dan Muh.

"Sipir berinisial S telah menjadi tangan kanan tahanan narkona, dia juga yang memasukkan narkoba ke dalam Lapas yang dikendalikan oleh Gunawan," ujar Kombes Pol Saladin.

Saat ini S telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara M masih didalami keterlibatannya.

"Kita terus masih selidiki, kemungkinan ada oknum lainnya yang terlibat," kata Saladin

Kalapas Klas II A Banda Aceh, Endang Lintang mengakui masih lemahnya pengawasan di dalam lapas, bahkan ketiga narapidana narkoba yang ingin dipindahkan tersebut sering keluar masuk karena keterlibatan oknum sipir.

Baca: Kalapas Lambaro: Saya Tak Tahu Ada Fasilitas Mewah di Kamar Napi

"Ketiga napi narkoba itu sering membuat keributan dan sering memprovokasi sehingga menjadi alasan kuat ketiganya kami pindahkan ke Tanjung Gusya Medan," kata Endang.

Hingga pukul 16.00 WIB, pihak kepolisian dari Brimob Polda Aceh dan personel Polresta Banda Aceh masih melakukan pengamanan di Lapas dan Tim Inafis dari Polda Sumatera Utara turut membantu melakukan Oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Komentar

Loading...