Unduh Aplikasi

Oknum Anggota DPRK Simeulue Diduga Terima Uang Suap

Oknum Anggota DPRK Simeulue Diduga Terima Uang Suap
Demoo
SIMEULUE - Wakil Ketua DPRK Simeulue Fardinan mengaku terima uang yang dititipkan melalui anggota dewan lainnya yang diduga berasal dari pengusaha sawit. Hal itu diakuinya saat didesak para pendemo yang menuntut pengembalian perkebunan sawit daerah yang dikelola PT Kasamaganda, Senin (19/10).

Persoalan uang suap tersebut ternyata melibatkan ketiga pimpinan legislatif di daerah setempat yakni Ketua Murniati, SE, Wakil Ketua Ros Mahlel dan Wakil Ketua Fardinan. Uang suap yang berjumlah Rp 3 juta itu diterima 13 anggota DPRK.

"Saya mengakui telah menerima amplop yang isinya uang Rp 3 juta. Amplop itu saya terima melalui Aryaudin yang asal-usulnya tidak diketahui dari mana, dan uang itu telah saya kembalikan ke Ketua DPR," jawab Fardinan saat didesak pendemo.

Senada dengan itu, anggota DPRK lainnya, Drs. Darmili membenarkan beredarnya uang suap di antara 13 anggota dewan. Dan wakil rakyat ini meminta peredaran uang suap untuk diungkap hingga ke ranah hukum.

"Informasi beredarnya amplop yang diterima 13 anggota dewan baru dua hari ini saya tahu. Dan informasi itu masih dugaan," kata Darmili kepada para pendemo.

Sementara, para pendemo menuntut Ros Mahle untuk dihadirkan kehadapan para pengunjuk rasa untuk tujuan menjelaskan tentang uang suap yang beredar di kantor DPRK Simeulue.

Kendati begitu, Ros Mahlel dikabarkan sedang sakit sehingga tidak dapat hadir memenuhi tuntutan pengunjuk rasa. Sebaliknya, para pendemo meminta wakil rakyat tersebut dijemput paksa dengan didampingi pihak kepolisian.

SEPTIAN

 

Komentar

Loading...