Unduh Aplikasi

Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Tertangkap Narkoba, Nama Ketua PKS Disebut-sebut

Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Tertangkap Narkoba, Nama Ketua PKS Disebut-sebut
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TIMUR - Akbar, anak kandung SY anggota DPRK Aceh Timur yang ditangkap polisi gara-gara narkoba angkat bicara. Ia bahkan menyebut-nyebut nama Ketua PKS Aceh Timur dalam kasus yang menimpa ayahnya itu.

PKS merupakan partai politik yang digunakan SY untuk maju pada Pileg 2019, dan SY pun terpilih menjadi anggota DPRK Aceh Timur untuk periode 2019-2024.

Akbar menceritakan, sebelum bapaknya ditangkap polisi karena ditemukan sabu dalam mobil miliknya pada Rabu 23 Oktober. Dua hari sebelumnya yaitu pada Senin 21 Oktober 2019, mobil bapaknya sempat dipinjam oleh Ketua PKS Aceh Timur.

Menurut pengakuan Akbar, mobil tersebut dipinjam saat bapaknya berada di kantor DPD PKS Aceh Timur sekira pukul 14:00 WIB dan baru dikembalikan sekitar pukul 16.00 WIB.

Mobil tidak dipinjam langsung oleh Ketua PKS, tapi melalui istrinya dengan alasan untuk menjemput anak mereka yang mau pulang sekolah, lalu mobil tersebut dibawa oleh Ketua PKS bersama istrinya. Padahal saat itu mobil pribadi milik ketua PKS ada di kantor.

Baca: Kronologi Penangkapan Oknum Anggota DPRK Aceh Timur

Menurut Akbar, pasca pulang dari kantor PKS, pada esoknya yaitu hari Selasa 22 Oktober 2019, mobil jenis toyota Rush itu hanya digunakan oleh bapaknya untuk pergi ke salah satu warung kopi.

Kemudian pada esoknya lagi yaitu, Rabu 23 Oktober 2019 bapaknya kembali beraktivitas seperti biasa yaitu berangkat kerja ke kantor DPRK Aceh Timur sendirian.

Namun alangkah terkejutnya, kata Akbar, saat melintas di depan pusat pemerintahan Aceh Timur mobil bapaknya dihadang oleh dua mobil, lalu mobil bapaknya diperiksa dan di dalam saku jaket telah ditemukan sesuatu yang disebut-sebut sabu dalam kemasan kecil.

Selanjutnya, kata dia, bapaknya dibawa ke Polres Aceh Timur, saat tiba di Polres mobil kembali diperiksa dan ditemukan narkoba jenis sabu dibawah jok supir dengan kondisi dilakban.

Baca: Abang Kandung Oknum Anggota DPRK Aceh Timur: Kemungkinan Adik Saya Dijebak

"Namun berdasarkan tes urine yang dilakukan kepada bapak, hasilnya negatif, tidak menggunakan narkoba," ungkap Akbar.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Aceh Timur, Mustafa yang dikonfirmasi AJNN tidak membantah ada meminjam mobil milik SY.

"Iya, waktu itu kami lagi rapat pengurus partai dengan anggota dewan di rumah saya yang juga sebagai kantor DPD PKS Aceh Timur. Saat sedang berlangsung rapat istri saya mau jemput anak di MIN Keude Aceh Idi, karena SY baru beli mobil baru, istri saya bilang, omak bang SY beli mobil baru ya? Bisalah kami pinjam sebentar mau tes mobil baru, saat itu SY langsung tidak keberatan meminjamkan mobilnya" kata Mustafa.

"Cuma sebelum kami pinjam mobil bang SY, di dalam mobil ada seorang perempuan yang pengakuan bang SY saat itu adalah pendamping Komisi, selama kami rapat perempuan itu tidak turun dan hanya duduk di dalam mobil, baru turun ketika kami mau pinjam mobil," kata Mustafa.

Mustafa menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.

"Saya sebagai Ketua tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah terhadap kader saya, kita percayakan dan serahkan semua ke pihak yang berwajib," ungkap Mustafa.

Menjawab AJNN, Mustafa mengaku belum pernah dipanggil oleh pihak kepolisian semenjak SY ditahan di Polres Aceh Timur.

Komentar

Loading...