Unduh Aplikasi

Objek Wisata di Lhokseumawe jadi Tempat Sampah

Objek Wisata di Lhokseumawe jadi Tempat Sampah
Sampah bertebaran di belakang warung di lokasi wisata Waduk Lhokseumawe. Foto: Safrizal
LHOKSEUMAWE - Aroma busuk menyengat terbawa angin panas. Suara desing sayap lalat hijau terdengar, bahkan dari jarak yang tak terlalu dekat. Sampah plastik kemasan mie instan bercampur dengan nasi busuk, sulit dipilah-pilah. Sedotan, bekas air mineral dan kantong plastik mengering, mengendap di antara bebatuan besar yang menjadi tanggul Waduk Lhokseumawe.

“Banyak sekali sampah di belakang warung-warung objek wisata waduk. Sayang sekali, waduk yang menjadi salah satu daya tarik objek wisata Kota Lhokseumawe itu menjadi kotor dan jorok. Serta bau tak sedap kerap tercium pengunjung kawasan itu,” kata Faisal, pengunjung waduk, Senin (21/3).

Waduk ini memang menjadi lahan bagi para pedagang membuka lapak. Sayang, para pedagang kerap membuang sampah ke belakang warung yang merupakan tanggul penahan air. Namun pedagang enggan disalahkan. Menurut mereka, hal ini karena pemerintah tak menyediakan tempat sampah di sekitar lokasi mereka berjualan.

“Pedagang di kawasan ini tidak tahu harus membuang ke mana,” kata Maryani, seorang pedagang di kawasan itu. “Selama ini pihak dinas terkait tidak mau menyediakan tempat penampungan sampah di kawasan ini.”

Persoalan ini telah berulang kali disampaikan pedangan kepada pemerintah. Namun hingga saat ini, kebutuhan itu tak diberikan. Imbas dari pada sampah dan kotoran tersebut, banyak pelangan kami yang tidak singgah di sini lagi.

“Kami berharap pemerintah segera menyediakan tempat sampah agar sampah-sampah ini tidak lagi dibuang ke waduk,” kata Maryani.
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...