Unduh Aplikasi

Nyuri Demi Judi Online, Dua Warga Lhokseumawe Diciduk Polisi

Nyuri Demi Judi Online, Dua Warga Lhokseumawe Diciduk Polisi
Polisi memperlihatkan tersangka dan barang bukti. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe meringkus dua tersangka pembobol warung di Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (16/7). Kedua tersangka itu berinisial GS (30) dan SM (33).

GS baru saja bebas dari tahanan Lapas Kelas II A Lhokseumawe, karena asimilasi Covid-19 pada April 2020 lalu, dalam perkara narkotika, sementara SM bebas pada tahun 2019 dalam perkaran pencurian sepeda motor (Curanmor).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto mengatakan, kejadian bermula  pagi tadi, sekira pukul 05.35 WIB, korban diberitahukan oleh saksi kalau warungnya sudah di bobol maling. Kemudian korban datang ke warung dan melihat kondisi pintu sudah terbuka.

“Setelah mengecek barang, ternyata hampir 10 slop rokok berbagai merek hilang, dan uang Rp400 ribu lenyap, tersangka membuka pintu dengan cara dicongkel menggunakan linggis dan palu,” kata Kapolres didampingi Waka Kompol Ahzan, dan Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe.

Sambung Eko, setelah mendapatkan laporan dari korban berinisial IR (34), petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, berselang delapan jam, atau siang tadi tim Resmob Reskrim Polres Lhokseumawe, berhasil membekuk kedua tersangka itu.

“Keduanya akan dijerat Pasal 363 ayat 1 Ke 4e dan 5e Jo362 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, sepeda motor Yamaha Mio Soul milik tersangka, sejumlah slop rokok berbagai merek, linggis, palu dan uang empat ratus ribu yang sudah dihabiskan tersangka.

“Tersangka mencuri barang dan uang tersebut digunakan untuk bermain judi online,” imbuhnya.

Komentar

Loading...