Unduh Aplikasi

Nelayan Tak Melaut, Stok Ikan di Pasar Rakyat Calang Menipis

Nelayan Tak Melaut, Stok Ikan di Pasar Rakyat Calang Menipis
Warga Calang sedang membeli ikan di Pasar Rakyat Calang, Aceh Jaya. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Cuaca ekstrim yang melanda kawasan Calang, Kabupaten Aceh Jaya dan sekitarnya sejak sepekan lalu mengakibatkan sejumlah nelayan Lhok Calang, Aceh Jaya tidak bisa melaut.  Akibatnya, stok ikan di Pasar Rakyat Krueng Sabee yang berada di Desa Gampong Blang kota Calang, Aceh Jaya menipis, Senin (31/5).

Panglima Laot Lhok Calang, M. Yunan mengatakan bahwa, sudah lebih sepekan lalu nelayan tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrim yang melanda kawasan Calang, Aceh Jaya. 

"Sudah seminggu lalu cuaca disini sangat buruk, badai serta gelombang laut tinggi mengakibatkan para nelayan tidak bisa melaut seperti biasanya," kata Panglima Laot Lhok Calang, M. Yunan kepada AJNN.

Dirinya juga mengaku belum bisa memastikan kapan para nelayan kembali lagi melaut, pasalnya cuaca di Aceh Jaya masih belum stabil.

"Belum bisa kita pastikan kapan, nanti kalau cuacanya sudah membaik baru mereka (nelayan) akan melaut lagi," terang Yunan.

Sementara itu, salah satu pedagang ikan di Calang, Ahmad Yani (33), warga Sentosa yang dijumpai AJNN mengatakan jika stok ikan di wilayah Calang hari ini sudah sangat minim akibat para nelayan yang tidak bisa melaut.

"Saat ini stok ikan disini sangat minim, bahkan ikan yang kita jual sekarang ini merupakan ikan yang dikirim dari Banda Aceh bahkan ada yang dari Balohan Sumut," ungkap Yani.

Sehingga, harga jual ikan pun melonjak tinggi akibat stok ikan yang dipasok dari luar Calang dan bahkan ada yang di pasok dari Sumut.

"Ya kalau harga ikan nya mahal wajar, karena ikan disini merupakan ikan yang dikirim dari Balohan Sumut," jelasnya.

Ia mencontohkan, seperti ikan tongkol yang sebelumnya dijual eceran seharga 20 ribu hingga 25 ribu perkilo sekarang harus dijual seharga Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilonya.

Komentar

Loading...