Unduh Aplikasi

Nelayan Tak Melaut, Harga Ikan Naik di Lhokseumawe

Nelayan Tak Melaut, Harga Ikan Naik di Lhokseumawe
Pedagang ikan di Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Akibat nelayan tak bisa melaut di Kota Lhokseumawe karena kelangkaan bahan bakar minya (BBM) solar berdampak pada melonjaknya harga ikan di sejumlah pasar tradisional tersebut.

Salah satu pedagang ikan, di Pasar Pusong Lhokseumawe, Zulfikar (42) mengatakan, harga ikan mengalami lonjakan sejak dua pekan terakhir. Lonjakan harga terjadi dampak dari nelayan Lhokseumawe yang menganggur karena tidak bisa melaut sehingga pasokan ikan menjadi minim.

“Sudah dua pekan naik harga, karena pasokan minim, biasanya banyak sekarang hanya lima viber saja,” katanya kepada AJNN, Kamis (17/10).

Baca: Solar Langka, Nelayan Lhokseumawe Tak Bisa Melaut

Sejak harga ikan naik, kata Zulfikar, pembeli juga terlihat sepi. Dan pihaknya belum mengetahui sampai kapan harga mahal tersebut bertahan. Menurutnya, harga ikan mengalami kenaikan berkisar Rp5 ribu untuk semua jenis ikan per kilonya.

“Harga ikan gembung saat ini Rp40 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp39 ribu, harga dencis, dan tongkol Rp25 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Komentar

Loading...