Unduh Aplikasi

INTERMEZO

Negeri Para Penyabar

Negeri Para Penyabar
Ilustrasi: 123RF.

HAMPIR tak bangsa di dunia ini yang memiliki tingkat kesabaran seperti bangsa Indonesia. Bahkan sepertinya bangsa ini memang khusus dibuat oleh Allah dengan kelebihan yang luar biasa itu.

Di awal-awal kedatangan para penjajah, yang masuk dengan alasan perdagangan, bangsa ini memberikan tempat yang spesial. Berbagai tipu daya barat tak terlalu dipedulikan oleh bangsa ini.

Prinsipnya, “terserah kalian ambil berapa saja dari negara ini, yang penting sisakan untuk kami sedikit.” Penjajah pun dengan menawarkan sejumlah fasilitas kepada para anggota kerajaan yang saat itu berkuasa mulai melakukan apa saja yang mereka mau untuk mengeruk kekayaan negeri dan “menghisap darah” anak negeri ini.

Melawankah kita? Tidak. Semua diterima dengan lapang dada. Semua ini dianggap sebagai cobaan. Dan sebaik-baiknya orang adalah yang mampu menghadapi cobaan ini dengan tidak melawan; sabar. 

Lantas setelah merdeka, pemerintah negara ini tetap memainkan jurus yang sama. Mereka terus mencoba membangkitkan kemarahan rakyat, namun rakyat tetap sabar. Pukul pipi kiri, kasi pipi kanan. 

Lantas di tengah pandemi, masyarakat juga tetap disuruh bersabar. Pemerintah yang sejak awal harusnya memastikan kebutuhan masyarakat sebelum mengarantina. 

Namun pemerintah sejak awal menganggap enteng. Bahkan terkesan tak menganggap penting kesusahan rakyat. Pemutusan hubungan kerja massal, usaha yang mandek, dan banyak kesusahan lain tak dianggap sesuatu yang berarti. 

Marahkah rakyat? Tidak. Masyarakat tak mau mendoakan yang jelek buat pemerintah mereka. Mereka bahkan rela memberikan harta, nyawa dan martabat mereka demi para pemimpin. Bahkan mereka tak henti-henti mendoakan agar para pemimpin di negeri ini panjang umur dan dimudahkan Allah semua urusannya. 

Komentar

Loading...