Unduh Aplikasi

Negara di Eropa Lockdown, Pengusaha Udang Vaname di Aceh Barat Rugi Miliaran

Negara di Eropa Lockdown, Pengusaha Udang Vaname di Aceh Barat Rugi Miliaran
Proses memanen udang vename di salah satu tambang di Aceh Barat. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Dampak dari wabah Corona Virus Diasease atau COVID 19 telah membuat perekonomian anjlok. Pasalnya akibat masifnya penyebaran virus corona tersebut membuat sejumlah negara melakukan lockdown, termasuk eropa.

Salah satu dampak paling dirasakan oleh pengusaha tambak udang vaname di Kabupaten Aceh Barat, Amiruddin. Pemberlakuan Lockdown di sejumlah negara membuat ia harus kehilangan keuntungan sekitar Rp1,2 miliar lantaran anjloknya harga jual udang berskala ekspor tersebut.

Amiruddin mengaku, saat ini harga beli udang vaname dengan ukuran 30 kilogramnya Rp 72 ribu per kilogramnya dari sebelumnya Rp 102 ribu per kilogramnya.

“Saat ini untuk tidak rugi penuh saya terpaksa lakukan panen menyeluruh, harusnya masih panen parsial. Untuk panen ini masih anakan di mana sizenya adalah size 42,” kata Amiruddin, saat dihubungi AJNN, Senin (23/3).

Dikatakannya harga beli udang vaname dengan ukuran 42 yang ia paksakan panen tersebut hanya ditampung dengan harga Rp 65 ribu per kilogramnya.

Menurut Amir jika tidak dipaksakan panen maka udang-udang tersebut kedepanya tidak bisa dipasarkan, lantaran buyer atau pembeli yang berada di Medan, Sumatera Utara akan menutup sementara pabrik ekspor mereka lantaran sejumlah negara tujuan ekspor saat ini sedang lockdown.

Dikatakannya saat ini, kwartal ekspor di Medan telah penuh dari jumlah tampung sebelumnya dan jika tidak dipaksakan panen maka kedepannya udang yang berasal dari Pantai Pasifik Barat Amerika Latin itu tidak dapat dipasarkan lagi.

Dikatakannya, usai panen ini nantinya ia akan melihat situasi sebelum melakukan tabur benur baru di tambak udang miliknya.

Komentar

Loading...