Unduh Aplikasi

Nasrul Zaman: Pembangunan Jembatan Ngkeran-Pedesi Agara Perlu Diusut Tuntas

Nasrul Zaman: Pembangunan Jembatan Ngkeran-Pedesi Agara Perlu Diusut Tuntas
Pengamat kebijakan publik, Nasrul Zaman. Foto: IST.

BANDA ACEH - Pengamat kebijakan publik, Nasrul Zaman berharap Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan atau memulai penyelidikan atas lambannya pembangunan dan kelebihan pembelian lahan untuk pembangunan jembatan Ngkeran-Pedesi di Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara (Agara).

Menurut Nasrul, jembatan itu sudah 3 tahun lebih belum selesai dibangun (Mangkrak). Hal tersebut menimbulkan kecurigaan banyak pihak, karena menurutnya, bagaimana mungkin jembatan dengan ukuran dan biaya yang tidak terlalu besar pembangunannya dilakukan dengan tahun jamak.

Data pengadaan tanah utk jembatan tersebut. Foto: Dokumen AJNN.

"Idealnya, jembatan itu tidak boleh dibangun bertahun-tahun karena akan mengurangi daya tahan dan kekuatannya," ujar Nasrul Zaman kepada AJNN, Jum'at (23/4/2021) di Banda Aceh. 

Selain lamanya waktu pembangunanya yang sangat lama, menurut Nasrul, perlu dicermati soal pembebasan lahan untuk oprit jembatan yang diketahui melampaui luas kegunaannya. 

Menurut Nasrul, luas lahan yang perlu diganti rugi layaknya hanya seluas 15 x 50M atau 750 M2, tapi yang dibebaskan malah mencapai 6.216 M2 sehingga ada luasan tanah yang mubazir dibeli seluas 5.466 M2.

Bentuk tanah yang menggambarkan dugaan kelebihan beli oleh pemkab Agara. Data diambil dari denah di sertifikat tanah. Foto: Dokumen AJNN.

"Jadi secara umum ada dana rakyat yang kelebihan untuk pembelian lahan seluas 5.466 M2. Jika dikalikan dengan harga beli per meter Rp. 88.514 maka ada dana rakyat yang tidak terpakai efektif sejumlah Rp. 483.814.865,-," ujar Nasrul Zaman.

"Sehingga kita berharap penegak hukum harus segera memulai penyelidikan atas kelebihan pembelian tersebut yang diduga sengaja dilakukan dan diduga ada tindak pidana korupsi," pungkas Nasrul.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...