Unduh Aplikasi

Nasib Perangkat Desa yang Diperiksa Polisi karena Gelar Pawai Obor di Tengah Corona

Nasib Perangkat Desa yang Diperiksa Polisi karena Gelar Pawai Obor di Tengah Corona
Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe memeriksa delapan perangkat Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, karena gampong setempat menggelar pawai obor di tengah mewabahnya Coronavirus Disease (Covid-19).

Ke delapan perangkat gampong yang diperiksa yakni, Keuchik Cut Mamplam R (38), Sekdes Cut Mamplam, Z (42), Ketua Pemuda Cut Mamplam (A (37), Kepala Dusun Kumbang J (50), Kepala Dusun Kaye Adang, F (49), Kepala Dusun Intan, S (42), Kepala Dusun Pangkarim, M (46), dan Kepala Dusun Meurak (34).

“Statusnya saksi. Kita tidak mengedepankan tindakan represif, namun lebih mengutamakan preemtif dan preventif,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang kepada AJNN, Jumat (10/4).

Baca: Pawai Obor di Lhokseumawe Dibubarkan Polisi

Sambung Indra, maka setelah dilakukan pemeriksaan, perangkat desa berjanji akan mengimbau warga untuk taat kepada aturan dalam masa penanganan Covid-19 tersebut.

“Mereka tidak ditahan, dan sudah kembali ke rumah masing-masing,” imbuhnya.

Baca: Gelar Pawai Obor di Tengah Corona, Polisi Periksa Perangkat Desa di Lhokseumawe

Sebelumnya, kegiatan pawai obor tersebut dinilai menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat 1 UU no. 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, yang diancam pidana 1 tahun penjara.

Komentar

Loading...