Unduh Aplikasi

Nasib Dua Caleg DPRK Pidie Jaya Tunggu Putusan Pengadilan

Nasib Dua Caleg DPRK Pidie Jaya Tunggu Putusan Pengadilan
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Meski memperoleh suara yang dapat ditetapkan sebagai caleg terpilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, calon legistif (Caleg) yang tersandung dengan hukum tidak akan dilantik.

"Caleg yang terjerat masalah hukum dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, caleg tersebut tidak akan dilantik walaupun memiliki suara terbanyak," kata Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya, Iskandar kepada wartawan, Selasa (26/2).

Seperti diketahui, dari 343 caleg Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, dua diantara tersandung masalah hukum.

Kedua caleg tersebut ialah, Jailani caleg dari Partai Gerindra dapil I (Kecamatan Bandar Baru). Jailani didakwa terlibat kasus korupsi Furniture RSUD Pidie Jaya.

Selanjutnya, Maimun dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dapil IV (Kecmatan Panteraja dan Trienggadeng), Maimun ditahan serta ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Aceh beberapa hari lalu. Ia diduga terlibat dalam kasus calo CPNS.

Namun Ketua KIP Pidie Jaya memastikan kedua nama caleg yang tersandung hukum tersebut tidak akan dicoret. Sebab lanjutnya, untuk dapat mencoret nama caleg yang bermasalah dengan hukum, harus memiliki putusan hukum tetap atau inkrach.

"Kalau sedang dalam proses hukum, tidak mungkin kita ambil dari penjara untuk dilantik, kita tunggu proses hukumnya inkrah. Tapi kalau inkrah sebelum pemilihan, kita akan langsung mencoret nama caleg tersebut," terang Iskandar.

Komentar

Loading...