Unduh Aplikasi

Nasdem Dukung Pelaksanaan Proyek Tahun Jamak

Nasdem Dukung Pelaksanaan Proyek Tahun Jamak
Foto: Ist

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Aceh mendukung pemerintah Aceh melaksanakan proyek tahun jamak (multiyears ) meski DPRA telah membatalkan MoU.

Partai Nasdem beranggapan pembatalan MoU tidak membatalkan Qanun APBA tahun 2020 yang di dalamnya tertuang sejumlah kegiatan pembangunan jalan dengan skema tahun jamak.

Sekretaris DPW Nasdem Aceh, T Banta Syahrizal mengatakan, proyek tahun jamak itu telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, pembatalan qanun hanya dimungkinkan melalui mekanisme judicial review di Mahkamah Agung, executive review oleh Kemendagri dan atas putusan pengadilan atau usulan pembatalan dari eksekutif untuk dibahas dan diputuskan bersama-sama dengan DPRA.

"Ini kan pembatalannya sepihak, lagi pula yang dibatalkan MoU, bukan qanun. Jadi Gubernur Aceh lanjutkan saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Banta Syahrizal kepada AJNN, Rabu (22/7).

Dikatakan Banta, sikap Partai Nasdem ini dilandasi atas pandangan Nasdem bahwa pembangunan jalan tersebut bertujuan memperlancar akses, memperkuat konektivitas dan menyambung hubungan masyarakat antar wilayah.

Kata dia, semua pengalaman dan pembelajaran sejarah pembangunan mencatat, berkembangnya suatu kawasan saat konektifitas antar kawasan terbangun.

Salah satu falsafah yang menguatkan lahirnya dana otsus Aceh adalah untuk membuat Aceh bisa cepat mengejar ketertinggalannya dari daerah lain karena konflik panjang dan bencana besar tsunami 2004.

"Jadi programnya haruslah yang berelasi langsunng untuk mempercepat tumbuh kembangnya Aceh. Menurut kami, memperkuat konektivitas adalah program tepat.

Program membuka dan membangun ruas jalan itu merupakan program penting untuk Aceh," jelasnya

Karna kegiatannya besar kata Banta, maka tidak akan bisa dikerjakan 1 tahun anggaran, sehingga perlu beberapa tahun anggaran, selain juga agar ada kepastian berkelanjutan dan tuntas terlaksana. 

"Saya dukung program membuka dan membangun ruas jalan Aceh dengan tahun jamak. Aceh butuh penguatan konektivitas antar wilayah, dan pembangunan Aceh butuh kepastian," tegasnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...