Unduh Aplikasi

Nasaruddin Jadi Pemateri pada Rapat Kerja Aisyiyah Aceh

Nasaruddin Jadi Pemateri pada Rapat Kerja Aisyiyah Aceh

BANDA ACEH - Bupati Aceh Tengah nonaktif, Nasaruddin menjadi pemateri dalam rapat kerja wilayah pimpinan Aisyiyah Aceh, Jum'at (25/11) malam di Gedung PPMG Lamlagang Banda Aceh.

Nasaruddin memberikan materi bertema menyongsong kepemimpinan Aceh yang akan datang dengan menukil sejarah kepemimpinan Aceh masa lalu.

Calon Wakil Gubernur Aceh yang berpasangan dengan dr. Zaini Abdullah tersebut mencontohkan nama Sulthan Aceh bernama Alaidin Riayatsyah Al Kahar yang pernah membawa Aceh pada jaman keemasan dengan kata bijak yang dikenal hingga sekarang, yaitu mate aneuk meupat jeurat, mate hukom pat tamita.

"Sulthan Alaidin Riayatsyah telah memberi teladan bagi generasi Aceh sekarang, untuk menjadi pemimpin yang baik harus mampu menegakkan hukum," ujar Nasaruddin.

Selain itu Nasaruddin juga mencontohkan Laksamana Malahayati yang dicatat dengan tinta emas sebagai perempuan pemberani menghadang Portugis di Selat Malaka.

Keberanian Laksamana Malahayati menurut Nasaruddin telah mengilhami munculnya perempuan-perempuan perkasa lainnya di Aceh seperti Cut Nyak Dhien dan Cut Meuthia. Bahkan juga di pelosok Nusantara seperti RA. Kartini, Dewi Sartika hingga Nyai Ahmad Dahlan sebagai pendiri organisasi otonom Wanita Muhammadiyah bernama Aisyiyah.

"Kehebatan pejuang perempuan masa lalu harus menjadi contoh bagi perempuan masa kini untuk mampu berkiprah di semua bidang, bahkan menjadi pemimpin," kata Nasaruddin.

Menghadapi Pilkada Aceh tahun 2017 mendatang, Nasaruddin mengharapkan organisasi Aisyiyah dapat memainkan peran untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan agar memilih pemimpin yang bervisi kedepan dan mampu mengemban amanat rakyat.

Rapat kerja wilayah pimpinan Aisyiyah Aceh turut dihadiri oleh Ketua DPP Aisyiyah Pusat, Hj. Nurdjannah Djohantini, Sekretaris Umum DPP Aisyiyah pusat Hj. Diyah Siti Nur'aini, dan Ketua DPW Aisyiyah Aceh, Hj. Zaidar Jafaar.

Rapat kerja berlangsung tiga hari hingga 27 November 2016 dan diikuti oleh 175 peserta yang merupakan pimpinan daerah Aisyiyah Kabupaten dan Kota se- Aceh.

Komentar

Loading...