Unduh Aplikasi

Napi kabur, rutan sudah tak layak

Napi kabur, rutan sudah tak layak
Wpid p 20141202 121216
SABANG - Satu narapidana (Napi) yang terlibat kasus pengelapan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Sabang, Senin (1/12). Napi tersebut kabur dengan membobol dinding kamar tahanan, putugas sudah melaporkan hal ini kepada pihak berwajib.

Amiruddin Bin Nasution di tahan oleh pihak kepolisian sejak 6 Juni 2014, dia terlibat kasus penggelapan dan dijerat dengan pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Kata Kepala Rutan Kelas IIB Sabang Tri Budi H. yang di jumpai awak media dalam ruangannya pagi tadi, Selasa (2/12).

Bunyi Pasal 372, "Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah," jelasnya.

Kata dia, Amiruddi di vonis hukuman 34 bulan dan ditempatkan di kamar 10 Rutan Sabang, berhasil melarikan diri dengan membobol dinding kamar tahanan setengah permanen itu malam Senin, (1/12).

"Bangunan yang sudah usang memudahkan dia membobol dinding kaya itu. Amiruddin ditempatkan bersama 3 rekannya dalam kamar 10 dan melarikan diri tanpa ada jejak lain selain bekas dinding yang dipotong dengan menggunakan pisau carter," kata Tri Budi H yang dilantik sebagai Kepala Rutan Sabang 28 Oktober 2014.

Kemudian lanjutnya, kondisi Rutan yang sudah tak layak ditambah lagi keterbatasan petugas dan cctv yang tak berfungsi lagi memudahkan aksinya melarikan diri.

"Malam itu hanya dua petugas yang jaga di rutan. Sebenarnya ada empat tapi satu sedang cuti dan satu lagi izin karena kurang sehat dan total keseluruhan petugas Rutan Sabang sudah termasuk kepala 18 orang," jelasnya.

Lanjutnya, napi yang satu kamar dengan Amiruddin sudah diperiksa, tapi dia mengakui lelap tidur dan saat terbangun tersangka sudah tidak ada lagi. Diperkirakan dia melarikan diri sekitar pukul 03.00 atau 04.00 wib.

"Pukul 01.00 wib petugas sudah memastikan kondisi LP aman dan petugas tahu Amiruddin tidak ada lagi di kamarnya pukul 06.00 wib". Ungkapnya.

IRMAN

Komentar

Loading...