Unduh Aplikasi

Napak Tilas Syahrul Calon Rektor Unsyiah

Napak Tilas Syahrul Calon Rektor Unsyiah
Bekas Direktur Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh Syahrul. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Syahrul menyatakan diri maju sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Senin (16/10) lalu di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.

Dia merupakan bekas Direktur Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh yang mengundurkan diri pada 15 Agustus lalu. Syahrul mundur lantaran merasa tugas menata manajemen rumah sakit sudah selesai.

Baca: Bekas Dirut RS Meuraxa Deklarasi Maju sebagai Calon Rektor Unsyiah

Ketua Pemuda Pemerhati Pendidikan Aceh, Muhammad Khaidir mengatakan berselang beberapa bulan setelah Syahrul mundur, persoalan mencuat di berbagai media masaa. Salah satunya hutang dengan pihak ketiga per 31 Desember 2016 sekitar Rp 29 miliar. Hutang tersebut meliputi tunggakan operasional dan pembelian obat.

"Berdasarkan penelusuran kami di sejumlah media massa pembangunan ruang inap kelas III dan VVIP di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh juga disebut-sebut bermasalah. Pasalnya, lift yang dibangun tak berfungsi dan ada plafon yang rusak. Hal menjadi  temuan Komisi D DPRK Banda Aceh saat meninjau rumah sakit milik Pemko Banda Aceh itu pada Selasa  13 Juni lalu," katanya.

Baca: Temuan DPRK Banda Aceh, Lift dan Plafon RS Meuraxa Bermasalah

Tak hanya itu kata dia, keluarga pasien juga sempat beberapa kali protes atas pelayanan rumah sakit plat merah itu, seperti yang terjadi 4 September 2015, di mana seorang warga Sabang meninggal yang diduga akibat kelebihan obat penenang. Pada tahun 2016 kemudian dihebohkan dengan video petugas Rumah Sakit Meuraxa mengusir pasien.

Berdasarkan biodata yang diperoleh, Syahrul lebih banyak meniti karirnya di bidang kedokteran dan kesehatan, mulai dari dosen hingga dekan Fakutas Kedokteran Universtas Syiah Kuala dua periode. 

Pada tahun 2012 Syahrul mulai keluar kampus, dia memimpin Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin hingga 2014. Setahun Kemudian Syahrul memimpin RSU Meuraxa sampai akhirnya mundur pada April 2017. Hanya berselang beberapa bulan, Syahrul mendeklarasikan diri maju sebagai calon Rektor Unsyiah.

Khaidir menambahkan, sosok yang akan menjadi pesaing berat Syahrul adalah incumbent Samsul Rizal yang memiliki segudang pengalaman. Dengan berbagai prestasi yang diraih Samsul saat memimpin Unsyiah membuat langkah Syahrul maju sebagai rektor tak mudah.

Komentar

Loading...