Unduh Aplikasi

Nakes RSUDZA yang Positif Covid-19 Capai 47 Orang, 38 Diantaranya Dirawat dan Isolasi

Nakes RSUDZA yang Positif Covid-19 Capai 47 Orang, 38 Diantaranya Dirawat dan Isolasi
Direktur RSUZA, Azharuddin. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) dan staf Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, yang positif covid-19 sejak kasus pertama muncul sampai saat ini berjumlah 47 orang.

Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUDZA, Dr dr. Azharuddin Sp. OT K- Spine FICS kepada AJNN, Sabtu (1/8) di Banda Aceh.

Azharuddin secara rinci menjelaskan bahwa mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut terdiri dari, 21 orang perawat, 4 orang dokter umum, dan 17 orang Residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) serta 1 orang dokter spesialis.

Selain itu,menurut Azharuddin, ada juga satu orang staf administrasi dan tiga pendorong pasien (Transporter) yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.

"Saat ini 38 orang dari mereka sedang dirawat dan menjalani isolasi mandiri," ujar Azharuddin.

Nakes dan staf yang menjalani perawatan dan isolasi mandiri tersebut terdiri dari 14 orang perawat, 4 dokter umum, 16 orang PPDS, 1 orang staf administrasi dan 3 orang transporter.

Baca: Pasien Covid-19 Dari Unsur Medis Dipindahkan ke Asrama Haji

Saat ini, sebagian besar dari Nakes dan staf RSUDZA yang terkonfirmasi Positif Covid-19 tersebut menjalani perawatan di Asrama Haji Banda Aceh.

Azharuddin menyebutkan, komplek Asrama Haji hanya digunakan untuk tenaga medis, paramedis dan tenaga kesehatan lainnya dari RSUDZA. Hal itu disebabkan sangat banyak dari mereka terkonfirmasi positif Covid-19.

Pengunaan hanya difokuskan pada mereka yang tidak bergejala atau gejala ringan, sedangkan ruang RICU, Pinere diutamakan untuk pasien rujukan.

Azharuddin juga menambahkan kalau Asrama Haji tidak mungkin merawat pasien Covid-19 dari unsur masyarakat, karena alat pendukung seperti perlengkapan medis serta logistik standar lainnya belum tersedia.

"Masyarakat harus lebih intens kami lakukan perawatannya dibandingkan dengan tenaga medis, tenaga medis relatif lebih paham dalam merawat diri sendiri," ujar Azharuddin.

Komentar

Loading...