Unduh Aplikasi

Naik Cawalkot, Sabri Badruddin Tunggu Keputusan Partai

Naik Cawalkot, Sabri Badruddin Tunggu Keputusan Partai
Sabri Badruddin saat berbincang dengan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal.
BANDA ACEH - Sabri Badruddin ST, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yang diisukan naik sebagai calon Wali Kota Banda Aceh pada Pemilihan Kepala Daerah 2017 masih menunggu keputusan Partai Golongan Karya.

Sabri yang bekas Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia, Kota Banda Aceh belum mendeklarasikan diri sebagai Calon Wali Kota. Namun, dirinya sudah mendapat undangan untuk menghadiri silaturahmi calon kepala daerah di Aceh dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh, Jumat (11/3).

"Sampai sekarang saya belum mendeklarasikan diri untuk naik calon Wali Kota Banda Aceh. Saya tidak mengetahui kenapa kemudian NasDem ikut mengundang saya sebagai calon kepala daerah," kata Sabri Badruddin kepada AJNN, Jumat, (11/3) usai menghadiri silaturahmi dengan Surya Paloh di Hermes Palace, Banda Aceh.

Sabri Badruddin yang sudah duduk dua periode sebagai Anggota DPRK Kota Banda Aceh itu menyatakan sangat siap untuk bertarung pada Pilkada 2017. Namun, keputusan untuk naik sebagai calon orang nomor satu di Kota Banda Aceh tergantung dari keputusan partai.

"Apabila Partai Golkar sudah memutuskan saya untuk maju. Maka saya selaku kader harus siap atas keputusan itu," tegasnya.

Namun sampai saat ini, kata Sabri yang juga pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh itu, Partai Golkar belum memutuskan apapun untuk calon yang akan diusung pada Pilkada 2017 khusus Kota Banda Aceh.

"Sampai saat ini Partai Golkar belum memutuskan apapun siapa yang akan diusung. Saya masih menunggu itu, semoga yang diusung adalah orang mempunyai kapabilitas, popularitas tinggi dan sudah berpengalaman baik di eksekutif maupun legislatif di Banda Aceh," ujarnya.

Untuk diketahui, Sabri Badruddin merupakan alumni Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh tersebut pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kemudian dipercaya sebagai Sekretaris Ikatan Sarjana Teknik Banda Aceh (2007-2012). Pada tahun yag sama, Sabri juga terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah KNPI Banda Aceh.

Tak cukup disitu, karir pemuda yang mudah diajak berdiskusi itu terus meningkat. Tahun 2009, pria yang masih hidup melajang sampai sekarang itu juga menjadi salah seorang pengurus Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Aceh.

Saat terjun ke dunia politik, Sabri Badruddin yang berdomisili di Beurawe, Kuta Alam, Banda Aceh itu mewakafkan diri untuk bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar).

Di partai yang berlambang pohon beringin itu, Sabri yang mempunyai segudang pengalaman di organisasi juga menduduki beberapa jabatan penting, tahun 2002, Sabri dipercaya sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar Aceh. Selain itu, Sabri juga pernah menjabat Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Banda Aceh. Tahun 2005, Sabri juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengelolaan Kaderisasi (LPK) Partai Golkar Banda Aceh. Kemudian 2009, Sabri menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aceh, serta Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Aceh.

Politisi muda yang mudah dijumpai ini sudah dua periode menjadi wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh. Kepercayaan masyarakat kepada dirinyapun tak disia-siakan. Berada di gedung dewan, Sabri pada periode awal yaitu 2012-2014, menjabat sebagai Ketua Komisi A. Kini di periode kedua yaitu 2014-2019, politisi muda Golkar itu didipercayakan menjadi anggota Badan Legislasi (Banleg) dan Ketua Komisi B yang membidangi perekonomian.

Komentar

Loading...