Unduh Aplikasi

Mutasi di RSUD Langsa, Diusul Direktur Disetujui Sekda

Mutasi di RSUD Langsa, Diusul Direktur Disetujui Sekda
Sekda Kota Langsa Syahrul Thaib. Foto: Asrul

LANGSA -‎ Sekretaris Daerah Kota Langsa Syahrul Thaib buka-bukaan soal usulan mutasi terhadap 15 tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa yang berunjuk rasa menuntut pencopotan direktur rumah sakit itu. Menurut Syahrul, usulan pemindahan pegawai itu disampaikan oleh Direktur RSUD Langsa Syarbaini.

“Mereka hanya staf rumah sakit. Bukan pejabat struktural,” kata Syahrul kepada AJNN, Selasa (20/12).

Menurut Syahrul, untuk mencopot dan menggeser staf dapat dilakukan tanpa izin Wali Kota Langsa. Hal itu, kata dia, sesuai dengan aturan berlaku.

Baca: Diduga Akibat Ikut Demo, 15 Tenaga Medis RSUD Langsa Dimutasi

Sebelum menandatangani SK mutasi yang diusulkan Syarbaini, selaku Sekda, Syahrul terlebih dahulu mengusulkan hal ini kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Langsa.

Jadi menurut Syahrul, sepanjang seseorang layak dipindahkan, tanpa melanggar aturan yang ada, maka proses pemindahan akan dilakukan. Kemarin, ungkap Syahrul, para pekerja rumah sakit mendatangi dirinya untuk meminta penjelasan terkait mutasi tersebut.

Sementara itu, Plt Wali Kota Langsa, Kamaruddin Andalah, yang dihubungi AJNN membenarkan, Sekda bisa menandatangani surat keterangan (SK) untuk memutasi staf di rumah sakit.

"Kami sudah duduk bersama terkait mutasi sebanyak 15 pekerja rumah sakit. Setelah kami lihat aturan, memang dibenarkan Sekda menandatangi SK mutasi," ujar Kamaruddin.

Komentar

Loading...