Unduh Aplikasi

Musim Kemarau, Jadwal Tanam Serentak di Abdya Digeser

Musim Kemarau, Jadwal Tanam Serentak di Abdya Digeser
Ilustrasi. Foto: Net.
ACEH BARAT DAYA - Sepertinya niat dan semangat para petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk melaksanakan program tanam serentak tahun ini belum bisa dilaksanakan sesuai dengan harapan. Hal itu dikarenakan oleh kondisi cuaca yang terjadi dalam sebulan terakhir kurang bersahabat untuk memuluskan agenda unggulan pemerintah Abdya.

Akibatnya, jadwal tanam serentak yang telah dijadwalkan pada awal bulan September mendatang terpaksa harus digeser.  “Tidak mungkin lagi kami kejar lagi sebab waktunya sudah sangat kepepet,” ungkap kepala Dinas Pertanian dan Perternakan (Distannak) Abdya, Maswadi kepada AJNN, Rabu (10/8) di Blangpidie.

Padahal tambah Maswadi, jauh-jauh hari pihaknya telah menyiapkan perencanaan yang matang. Namun, saat program dimaksud ingin dilaksanakan tiba-tiba terkendala dengan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

"Semuanya telah kami rencanakan dengan baik, namun saat ini terkendala dengan musim kemarau dan itu diluar prediksi kami," imbuhnya.

Namun, Maswadi membantah jika program tanam serentak di Abdya disebut terancam gagal karena pengaruh cuaca. "Tidak gagal, cuma bergeser dari rencana awal," ujarnya.

Kendati demikian lanjut Maswadi, pihaknya telah menganjurkan kepada para petani untuk terus menanam padi jika sawah mereka bisa diairi air. "Tidak ada alternatif lain kecuali irigasi sayap kiri dan kanan bisa dihidupkan bagi yang bisa silahkan tanam yang belum mohon bersabar," katanya.

Ia juga mengatakan, untuk saat ini, tanam serentak tidak bisa dipaksa untuk dilaksanakan sebab pihaknya sudah turun langsung meninjau lakasi.

"Kami sudah langsung kelapangan, yang baru bisa menana padi cuma 10 persen dan itu tidak mungkin kita paksakan untuk dilaksanakan," ulas Maswadi.

Selain itu sebutnya, debit air dibeberapa sungai dari hari ke hari juga tambah mengecil. "Kepada kepada anak tani, untuk bersabar dengan kondisi yang ada saat ini sebab semua itu bukan karena faktor kesengajaan melainkan faktor alam," harapnya.

Komentar

Loading...