Unduh Aplikasi

Musim Hujan, Dongkrak Harga Kopi dan Sayuran di Gayo

Musim Hujan, Dongkrak Harga Kopi dan Sayuran di Gayo
Bupati Aceh Tengah Ir. H. Nasaruddin, Bupati Aceh Tengah Ir. H. Nasaruddin meninjau harga barang di pasar
ACEH TENGAH - Musim hujan yang mengguyur dataran tinggi tanoh Gayo, Kabupaten Aceh Tengah sejak awal Agustus ‎lalu telah membawa keberkahan bagi rantai bisnis hasil pertanian kopi dan sayuran.

Amatan AJNN, Selasa, (21/10) terdongkraknya harga sayuran jenis‎, cabai merah yang semula di jual Rp. 38 ribu, kini naik menjadi Rp 40 ribu, sementara cabai hijau menjadi Rp. 22 ribu dan cabai rawit atau caplak berharga Rp 35 ribu. Sementara bawang merah turun menjadi Rp 13 ribu dan bawang putih stabil dikisaran harga Rp 6 ribu. Semua harga tersebut dijual dalam takaran per kilogram.

Pedagang pasar pagi Paya Ilang Takengon, Inen Pantan ketika ditemui, selasa (21/10) disela kesibukannya menjajakan barang dagangan mengatakan, harga sayuran dari minggu lalu sudah mulai naik, namun tidak diketahui secara pasti alasan kenaikan harga, namun secara umum diperkirakan pedagang karena faktor cuaca di Takengon saat ini musim hujan.

"Cabe merah naik dek, 40 ribu, bawang merah turun dari 15 ribu jadi 13 ribu," ujar Ine Pantan.

Kenaikan harga juga terjadi untuk komoditi andalan masyarakat dataran tinggi gayo seperti kopi arabika, rata rata mengalami kenaikan mulai dari 11 hingga 20 %.

Pejabat Disperindagkop ESDM Aceh Tengah, Sabirin, S.Sos, MM menyampaikan, untuk kopi biji kering naik 14 % dari Rp. 60 ribu menjadi Rp. 70 ribu, biji labu Rp. 26 ribu naik menjadi Rp. 30 ribu, gabah Rp. 24 ribu menjadi Rp 30 ribu dan gelondong Rp 4 ribu naik menjadi Rp 4,500/Kg.

Sementara untuk sayur mayur buncis 4 ribu, sedangkan kubis Rp 5 ribu, dan wortel Rp 6 ribu, berikutnya tomat lokal Rp 10 ribu dan kentang Rp 8 ribu.
RS

Komentar

Loading...