Unduh Aplikasi

Mushalla SMPN 2 Meureudu diduga sarat masalah

Mushalla SMPN 2 Meureudu diduga sarat masalah
Rehab
PIDIE JAYA-Rehabilitasi mushalla Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Meureudu yang menelan anggaran sebesar Rp 372 juta diduga sarat masalah.

Pembangunan itu dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2014, namun hingga penghujung 2015 ini proyek itu belum juga rampung.

Selain itu, item pekerjaan diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana yang diminta dalam kontrak kerja antara rekanan dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya.

Pantauan AJNN di lokasi belum lama ini, item pekerjaan mushalla SMPN 2 Meurudu yang hingga kini belum rampung dikerjakan diantaranya, atap bagian depan dan sebelah kiri dan kanan mushalla. Bakan di atap yang belum rampung di kerjakan itu, sisi sebelah kanannya terlihat dipasangi terpal untuk melindungi siswa-siswi maupun dewan guru dari sinar matahari dan hujan.

Pekerjaan yang disinyalir tidak memenuhi spesifikasi terknis adalah, pekerjaan pembuatan platfon, di mana saat ini platfon mushalla SMPN 2 Meureudu itu kini dalam kondisi bocor di sejumlah tiitk. Hal ini disebabkan triplek yang digunakan untuk pemasangan platfon sangat tipis.

Dari telusuran AJNN, anggaran rehabilitasi mushalla SMP tersebut setara dengan biaya pembangunan baru mushalla di sekolah lain.

Seperti pembangunan mushalla SMA Unggul Pidie Jaya, pembangunan mushalla SMPN 4 Bandar Baru dan sejumlah pembangunan mushalla sekolah pada tahun 2014 hanya menghabiskan anggaran Rp 371 juta.

Ironisnya lagi, menurut keterangan yang diperoleh AJNN dari sejumlah warga meyebutkan, sebelum dilakukan rehabilitasi bangunan mushalla SMPN 2 Meureudu telah ada dasar bangunannya dan sering digunakan oleh siswa maupun dewan guru untuk melaksanakan sholat. Tapi judul lelang dan kontraknya adalah pembangunan.

Hal itu yang membuat sejumlah pihak menaruh rasa curiga, bahwa ada dugaan pengelambungan harga dalam pembangunan mushalla SMPN 2 Meurudu, ditambah lagi ada sejumlah item pekerjaan yang belum rampug dikerjakan meski hampir melewati tahun 2015.

IKHSAN PM

Komentar

Loading...