Unduh Aplikasi

Mursil Larang ASN dan PDPK Mudik, Jika Dapat Dipecat

Mursil Larang ASN dan PDPK Mudik, Jika Dapat Dipecat
Bupati Aceh Tamiang, Mursil. Foto: Ist

ACEH TAMIANG - Bupati Aceh Tamiang mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah atau kegiatan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Daerah dengan Perjanjian Kerja (PDPK) dalam masa pandemi Covid-19.

Dalam Surat Edaran nomor : 440/2402 yang dikeluarkan tertanggal 10 Mei 2021 tersebut, bila ada ASN yang ditemukan mudik akan dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang, berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun sesuai ketentuan Pasal 7 ayat (3) huruf c dan Pasal 9 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Dalam surat tersebut ditegaskan, bagi PDPK yang ditemukan melakukan mudik akan diberikan sanski tegas berupa pemberhentikan sebagai tenaga PDPK.

Larangan mudik bagi ASN dan PDPK dilakukan Bupati menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 08 Tahun 2021 tanggal 7 April 2021.

Selain itu juga menindaklanjuti surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor S-12/MENKO/PMK/111/2021 tanggal 31 Maret 2021 perihal tindak lanjut hasil rapat komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional serta rakor tingkat Menteri tentang persiapan hari raya Idul Fitri 1442 H/2021 M.

Dalam Surat Edaran Menpan RB dan surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut disebutkan ASN tidak boleh bepergian luar daerah atau mudik sejak 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

Dalam surat tersebut Bupati Mursil mewajibkan kepada kepala perangkat atau atasan untuk memantau dan mengawasi PNS agar tidak mudik.

Sebagai pencegahaan dampak Covid-19, Mursil meminta kepada seluruh PNS dan PDPK mengajak masyarakat dilingkungan tempat tinggal masing-masing supaya tidak bepergian dan mudik, selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan menyampaikan informasi yang positif dan benar kepada masyarakat terkait pencegahaan penyebaran Covid-19.

HUT Pijay

Komentar

Loading...