Unduh Aplikasi

Mulai Hari Ini, Bandara SIM Tak Lagi Terbangkan Penumpang

Mulai Hari Ini, Bandara SIM Tak Lagi Terbangkan Penumpang
Bandara SIM Blang Bintang. Foto: Net

ACEH BESAR - Mulai hari ini, Sabtu, 21 April 2020 Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang tidak lagi melayani penerbangan komersil (penumpang).

Namun, PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Bandara SIM dipastikan tetap beroperasi, tetapi hanya melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus, berlaku mulai 24 April sampai 1 Juni 2020.

"Pastinya, bandara tetap beroperasi untuk melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus,” kata EGM Bandara SIM Indra Gunawan dalam keterangannya yang diterima AJNN, Jumat (24/4).

Indra mengatakan, hal itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Untuk penerbangan penumpang berjadwal dan tidak berjadwal sementara waktu tidak dioperasikan pada periode tersebut," ujarnya.

Indra menyampaikan, PT Angkasa Pura II sedang berkoordinasi dengan Kemenhub mengenai petunjuk pelaksanaan dan teknis terkait Permenhub tersebut untuk selanjutnya disesuaikan dengan pola operasional bandara seluruh Indonesia.

Indra juga merincikan, operasional bandara tetap berjalan hanya untuk melayani penerbangan pimpinan lembaga tinggi negara dan tamu kenegaraan serta perwakilan organisasi internasional

Kemudian, operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi flight)
pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) maupun asing (WNA). Kepentingan penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.

Operasional Angkutan Kargo (kargo penting dan esensial). Pesawat
konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger / cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan

"Operasional lainnya dengan seizin dari Menteri dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19," sebutnya.

Selanjutnya, kata Indra, sebagai bandara alternatif jika terdapat pesawat yang mengalami kendala teknis, operasional sehingga mengharuskan mendarat darurat.

"Penerbangan yang mengangkut sampel infection substance Covid-19," tutur Indra.

Komentar

Loading...