Unduh Aplikasi

Muara Krueng Meureubo Dangkal, Aktivitas Nelayan Terganggu

Muara Krueng Meureubo Dangkal, Aktivitas Nelayan Terganggu
Muara Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo terlihat dangkat dan menyulitkan para nelayan setempat. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Selama enam bulan terakhir aktivitas nelayan Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat mulai terganggu, disebabkan oleh dangkalnya muara Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo.

Atas kondisi itu, nelayan Kecamatan Meureubo mendesak pemerintah untuk segera menangani persoalan dangkalnya muara Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo khususnya daerah aliran wilayan Desa Langung dan Ujong Drien. Pasalnya selama ini akibat dangkalnya muara tersebut kapal nelayan sering beradu saat melintas.

Abu Samah (46), salah seorang nelayan mengatakan, kawasan yang sangat dangkal dari muara tersebut yakni daerah aliran Desa Ujong Drien dan Langung, sehingga sangat dibutuhkan penanganan.

“Akibat dangkalnya sering beradu kapal disini saat melintas. Nanti kalau sudah beradu kepala digeser tapi nggak ribut-ribut karena kondisi seperti ini,” kata Abu Samah, Selasa (3/7).

Menurut Abu, dangkalnya muara itu sudah terjadi sejak enam bulan terakhir. Pihaknya sangat berharap kepada pemerintah kabupaten setempat untuk segera melakukan pengerukan dan normalisasi terhadap muara tersebut.

Kata dia, selama ini nelayan sekitar sering melakukan penangan sendiri dengan mengeruk daerah dangkal menggunakan alat seadannya dan itu tidak bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Jika tidak semua dikeruk sama pemerintah kami berharap paling tidak dilakukan pengerukan didaerah lintasan saja sehingga tidak tandas kedasar sungai, yang membuat kapal tersangkut,” ungkapnya.

Sementara itu Musali, salah seorang Kepala Dusun Desa Langung mengatakan akibat terjadinya kekeringan, warga sekitar mulai memanfaatkan daerah untuk bercocok tanam.

Dia mengkhawatirkan jika mansyarakat mengubah daratan yang kini telah kering total untuk bercocok tanam, maka akan terjadi penyempitan daerah aliran pada muara itu.

“Jika warga bercocok tanam nanti, maka aliran muara sungai ini akan makin sempit, dan kering terus karena diserap oleh tanaman. Saran saya, pemerintah harus membuat tanggul serta melakukan pengerukan sepanjang muara itu terutama daerah Langung dan Ujong Drien," katanya.

Komentar

Loading...