Unduh Aplikasi

Mualem Pimpin Rapat Partai Aceh Pakai Baju Dinas Wagub

Mualem Pimpin Rapat Partai Aceh Pakai Baju Dinas Wagub
Mualem ketika memimpin rapat Partai Aceh memakai baju PDH.
BANDA ACEH - Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) Muzakir Manaf, mengumpulkan seluruh calon bupati/wali kota dari Partai Aceh yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 mendatang.

Mualem--sapaan Muzakir Manaf--yang merupakan Wakil Gubernur Aceh memimpin rapat tersebut dengan memakai seragam Pakaian Dinas Harian (PDH). Rapat sendiri berlangsung di Balai Pemenangan Muzakir Manaf, Lampriet, Banda Aceh, Selasa (2/8).

Juru bicara Partai Aceh Suadi Sulaiman, mengatakan pertemuan tersebut merupakan pertama kali dilakukan pimpinan Partai Aceh dengan para kandidat yang bakal diusung oleh Partai Aceh. Tujuannya adalah membahas agenda pendeklarasian pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh berseta bupati/wali kota.

"Muzakir Manaf mengumpulkan para kandidat calon bupati/wakil bupati, dan calon wali kota/wakil wali kota seluruh Aceh yang diusung oleh Partai Aceh," kata Adi Laweng kepada AJNN.

Dalam pertemuan tersebut, Adi Laweng--sapaan Adi Sulaiman--Mualem mengarahkan seluruh para kandidat, Ketua KPA dan DPW-PA seluruh Aceh yang ikut dalam pertemuan tersebut untuk tetap bekerja keras dan bekerjasama dalam memenangkan calon-calon yang akan diusung oleh partainya.

Pada Pilkada 2012, kata Adi Laweung, Partai Aceh mampu mengantarkan Gubernur Aceh, dan juga berhasil mengantarkan 11 bupati/wali kota Se-Aceh. Untuk itu, pada Pilkada 2017 Partai Aceh juga harus mampu meraih kemenangan ini.

"Kemenangan ini bisa tercapai dengan kekuatan yang bersatu padu dengan menjauhkan rasa perselisihan di antara sesama," jelas Adi Laweng

Kemudian, tambah Adi Laweng, juga juga menyampaikan perselisihan yang pernah terjadi di masa yang lalu merupakan rahmat untuk menguatkan barisan ke depan dalam mencapai kemenangan.

"Sementara untuk deklarasasi akan dilaksanakan pada 13 Agustus 2016 secara kolektif baik calon gubernur dan para bupati serta wali kota," tuturnya.

Hadir dalam pertemuan Juru Bicara KPA Pusat Mukhlis Abee, Ketua Komite Mualimin Aceh (KMA) Tgk. Zulkarnaini Hamzah, serta unsur pimpinan PA dan KPA Pusat lainnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Antikorupsi Aceh (KAKA) Azis Awee mengkritik terkait sikap Mualem yang memakai pakaian PDH ketika memimpin rapat partai. Dirinya menilai Mualem sudah melanggar etika seorang kepala daerah.

"Seharusnya diganti dulu pakaian ketika memimpin rapat politik. Karena yang dipakai itu seragam jabatan wagub, bukan seorang ketua partai," ujarnya.

Menurutnya walaupun dalam aturan tidak diatur tentang pakaian dinas tersebut. Tapi itu tidak bagus apabila dilihat oleh publik. Karena jabatan Mualem juga sebagai Wakil Gubernur Aceh.

"Sikap seperti ini tidak boleh diperlihatkan oleh seorang kepada daerah atau wakil kepala daerah," ujarnya.

Komentar

Loading...