Unduh Aplikasi

Mualem Pastikan Polemik Bendera Bulan Bintang Selesai Tahun Ini

Mualem Pastikan Polemik Bendera Bulan Bintang Selesai Tahun Ini
Mualem saat memberikan sambutan Rapat Pimpinan PA Se-Aceh di Meulaboh. Foto: AJNN/Darmansyah Muda.

ACEH BARAT - Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), Muzakir Manaf memastikan polemik bendera bintang bulan akan tuntas pada tahun ini.

Hal itu disampaikan Mualem--sapaan akrab Muzakir Manaf--saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Pimpinan DPA PA se-Aceh, yang berlangsung di Meulaboh, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Dikatakan Mualem, Partai Aceh yang merupakan partai lokal yang merupakan partai besutan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka itu terus berkomitmen mempertanyakan setiap butir-butir Memorandun of Understanding (MoU) Helsinki yang belum direalisasi sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat, termasuk bendera Aceh.

Mantan Panglima GAM, mengatakan adanya kepastian selesainya polimik bendera Aceh, yang telah dituangkan dalam Qanun 3 Tahun 2013 itu setelah Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al Haytar bersama dirinya bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Insyaallah apa yang kita harapkan semua selesai. Yang terpenting kita tetap komitmen. Bendera kita selesai dalam waktu tahun ini menurut perjanjian kita dengan republik satu, , yang akan disempurnakan tidak lama lagi, mudah-mudahan,” kata Muzakir manaf.

Dikatakan Mualem, dalam memperjuangkan MoU Helsinki, yang terpenting butuh pendirian dan kekompakan serta tidak pernah bergeser dari garis perjuangan.

Dijelaskan Mualem, untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat Aceh tersebut tidak mudah dalam membangun Aceh, apalagi perdamaian Aceh baru berjalan 15 tahun, Indonesia saja yang telah merdeka ke-75 tahun juga belum sempurna.

“Jadi mudah-mudahan meski sudah 15 tahun, kita sadari begitulah liku-liku perjuangan kita. Coba kita lihat sudah 75 tahun kita (Indonesia) merdeka, tapi belum sempurna juga. Kehidupan jalan, insfrastruktur dan sebagainya dan begitu juga kita akan rampungkan satu-satu dalam memperjuangkannya,” sebut Mualem.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...