Unduh Aplikasi

Mualem ke Polda, Petani Agara Segera Dibebaskan

Mualem ke Polda, Petani Agara Segera Dibebaskan
Muzakir Manaf bertatap muka dengan para petani Aceh Tenggara. Foto: Tommy.
BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf--akrab disapa Mualem--mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Rabu (23/3). Kedatangan tersebut untuk memfasilitasi penangguhan penahanan terhadap lima petani asal Aceh Tenggara yang ditahan Polda Aceh.

"Kedatangan saya ke Polda Aceh untuk memfasilitasi terhadap penangguhan penahanan terhadap lima orang perwakilan persatuan petani kawasan kaki gunung Leuser (PPKKGL) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Reskrimum Polda Aceh," kata Mualem.

Baca: Lima Petani Leuser Dipidanakan Balai Besar TNGL

Mualem mengatakan besar kemungkinan aksi ini dipicu oleh emosi yang berujung pada khilaf. Bahkan, kata Mualem, kesalahan ini merupakan kesalahan kecil. Terkait pemicu konflik, Mualem berjanji akan mempelajarinya dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak berkepentingan agar hal ini tidak menimbulkan konflik kembali.

“Kalau konflik, semua rugi. Kita bicarakan dengan semua pihak, mekanisme apa yang harus diambil agar konflik antara petani dengan pihak BBTNGL bisa diselesaikan.”

Kedatangan Mualem ke Ditreskrimum Polda Aceh juga dihadiri Sekretaris Komisi II DPR Aceh Muhammad Amru dan Ketua Walhi Aceh M Nur, serta ketua jaringan komunitas adat Aceh (JKMA) Zulfikar. Di markas Polda Aceh, mereka disambut Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Aceh AKBP Subekti.

Mualem meminta Polda membebaskan para petani. Dan Muhammad Amru bersedia menjadi jaminan. Setelah sejenak berdiskusi, Polda Aceh akhirnya menerima penawaran Mualem dan bersedia menjadikan Muhammad Amru sebagai jaminan pembebasan para tersangka perusakan kantor BBTNGL. Besok atau lusa, para petani akan dibebaskan.

Komentar

Loading...