Unduh Aplikasi

Minimnya Anggaran, Kondisi Jalan Kabupaten di Agara Kurang Perhatian

Minimnya Anggaran, Kondisi Jalan Kabupaten di Agara Kurang Perhatian
Kondisi salah satu ruas jalan di Kabupaten Aceh Tenggara yang tertutup sampah dan rumput tumbuh hampir menutupi badan Jalan. Foto: AJNN/Riki Octa..

ACEH TENGGARA - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten di Agara terkesan kurang perhatian dan tidak tersentuh oleh perawatan. Pasalnya di sejumlah ruas jalan kabupaten tepatnya di pinggiran berem jalan, terlihat ditumbuhi rumput yang hampir memakan badan jalan sehingga pihak terkait terkesan kurang melakukan perawatan jalan.

Amatan AJNN, tepatnya diruas jalan SMP, SMA, SMK Perisai Agara pada Minggu (18/7) tampak rerumputan tumbuh disepanjang pinggiran badan jalan, kemudian kondisi tersebut diperparah lagi dengan banyaknya tumpukan sampah yang diduga dibuang sembarangan oleh warga setempat, bahkan terlihat berserakan dan hampir menutupi sebagian badan jalan.

Sujarno selaku pejabat yang membidangi pemeliharaan jalan dan jembatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agara yang dihubungi AJNN beberapa waktu lalu, Senin (19/7) menjelaskan untuk anggaran pemeliharaan jalan tahun ini di dinas PUPR setempat hanya dianggarkan sebesar Rp 824.050.000. 

"Anggaran tersebut meliputi rehab dan pembabatan rumput," ujar Sujarno.

Kemudian Sujarno juga  menyebutkan, dari anggaran itu sudah terpakai sebanyak Rp 312 juta untuk pembuatan TPT jalan Mbarung- Rambung Teldak dan pembangunan gorong-gorong jalan Kutambaru-Penosan.

Ia juga mengungkapkan anggaran tersebut menurutnya sangat minim untuk melakukan perawatan jalan di kabupaten Aceh Tenggara.

"Kita  melakukan pembabatan hanya untuk beberapa titik badan jalan saja, itu terpaksa dilakukan karena anggaran sangat minim,"ujarnya.

Selain itu, menanggapi banyaknya tumpukan sampah yang hampir menutupi ruas jalan, ia mengatakan pihaknya akan menyurati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Aceh Tenggara, agar menangani permasalahan tersebut.

"Kita akan surati pihak DLH untuk mengakomodir permasalahan sampah tersebut," singkatnya.

|RIKI OCTA

Komentar

Loading...