Unduh Aplikasi

Meski dapat Tunjangan Transportasi, Ada Dewan Tamiang Belum Kembalikan Mobil Dinas

Meski dapat Tunjangan Transportasi, Ada Dewan Tamiang Belum Kembalikan Mobil Dinas
Foto : Sekwan DPRK Aceh Tamiang Syuibun Anwar. Foto: Asrul

ACEH TAMIANG - Salah seorang anggota DPRK Aceh Tamiang dikabarkan belum mengembalikan dan masih menguasai mobil dinas. Padahal seluruh anggota DPRK Aceh Tamiang sudah mendapatkan tunjangan transportasi dan harus mengembalikan mobil dinas.

Sekretaris Dewan DPRK Aceh Tamiang, Syuibun Anwar yang dikonfirmasi AJNN, Jumat (19/1) membenarkan masih ada satu anggota dewan yang belum mengembalikan mobil dinas meski sudah menerima tunjangan transportasi.

"Benar ada anggota dewan yang belum mengembalikan mobil dinas. Mobil dinas itu jenis Innova jatah untuk Komisi C," kata Syuibun Anwar.

Saat ditanyai AJNN, ditangan siapa saat ini mobil dinas tersebut. Syuibun memilih tidak mau menyebutkan nama anggota dewan tersebut.

"Untuk namanya tidak bisa saya sebutkan karena tidak etis. Tapi intinya, benar ada seorang dewan yang belum mengembalikan mobil dinas," ujarnya.

Syuibun menjelaskan, sebelum keluar PP nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan adminitratif pimpinan dan anggota dewan, setiap komisi di DPRK Aceh Tamiang mendapatkan jatah mobil operasional masing-masing dua unit dengan jumlah keseluruhan delapan unit di empat komisi.

Namun setelah seluruh anggota dewan menerima tunjangan transportasi pada bulan Desember 2017 lalu, semua mobil dinas tersebut diminta untuk dikembalikan kepada pemerintahan.‎ Tapi hingga hari ini, dari delapan unit mobil tersebut baru lima unit yang dikembalikan kepada pemerintah.

"Dua dari tiga unit tersebut masih kami pinjam pakaikan karena masih ada kegiatan dewan yang belum selesai. Namun untuk satu lagi tidak ada kejelasannya untuk apa digunakan mobil milik pemerintah tersebut," kata Syuibun.

Lima mobil dinas yang telah dikembalikan kepada pemerintah, kata Syuibun, langsung diserahkan olehnya kepada Kepala DPKA pada Senin (15/1) lalu.

‎Sy‎uibun mengaku, pihaknya dari sekretariat DPRK sudah melayangkan surat sebanyak d‎ua kali kepada pimpinan dewan perihal permintaan satu unit mobil dinas tersebut dikembalikan.

"Namun hingga hari ini, satu unit mobil dinas itu belum ada keterangan jelas kapan akan dikembalikan," kata Syuibun lagi.

Menurut laporan dari pimpinan dewan yang diterimanya, kata Syuibun, yang bersangkutan sudah menyampaikan laporan kepada pimpinan dewan. Alasan yang bersangkutan belum mengembalikan mobil tersebut karena masih dibutuhkan untuk keperluan orang tuanya yang sedang sakit.

Komentar

Loading...