Unduh Aplikasi

INTERMESO

Merukiyah BPKS

Merukiyah BPKS
Ilustrasi: radu-tudor.ro

BANG Awee hanya geleng-geleng kepala saat membaca berita tentang Badan Pengusahaan Kawasan Sabang. Kali ini bukan dalam kasus korupsi atau pengangkatan pejabat yang disebut-sebut sarat kepentingan penguasa. Kepala badan ini, Sayed Fadhil, terlibat cekcok dengan Ketua Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Sabang, Teuku Indra.

Dalam berita itu, Sayid melaporkan Indra. Di berita lain, Indra juga melaporkan Sayid. Sayid disebut memfitnah Indra meminta jabatan direktur dan proyek di BPKS. Sayid juga menganggap Indra mencemarkan nama baiknya.

“Mungkin banyak setan di BPKS. Makanya badan ini selalu saja dirundung masalah. Orang-orang di badan ini perlu dirukiyah berjamaah,” kata Bang Awee.

Tapi Bang Rambo tak setuju. Bang Rambo menilai, kalaupun dirukiyah, harusnya seluruh pejabat atau orang-orang yang berkepentingan dengan BPKS harus dirukiyah juga. Karena mereka juga bukan malaikat. Sulit rasaya menolak godaan uang miliaran rupiah yang dikelola badan itu setiap tahun.

“Kalau hanya pejabat atau orang-orang di BPKS saja yang dirukiyah, itu tidak adil. Tidak fair,” kata Bang Rambo. “Setan itu hanyalah sifat. Pelakunya bisa saja manusia atau jin. Jadi urusan menggoda itu bukan hanya urusan makhluk halus.”

“Atau pakai minyak minyak wali saja, bang.” Aku menyeletuk. “Di Aceh Timur, warga berhasil menangkap makhluk halus berupa jenglot dengan menggunakan minyak itu. Minyak diletakkan di atas piring. Nanti jenglotnya datang.”

“Wen, namanya makhluk halus itu tak bisa diketahui oleh panca indra. Kalau yang terlihat, apalagi bisa ditangkap pakai minyak, itu makhluk kasar,” kata Bang Awee. “Apalagi harga minyak itu mencapai jutaan rupiah. Jangan-jangan ada kerja sama antara penjual minyak itu dengan jenglot. Tujuannya apalagi kalau bukan uang.”

Semua ini, kata Bang Awee, tentu ada motifnya. Sengketa antara Sayid dan Indra juga. Ini harus diselesaikan tuntas. Kalau sampai kasus ini berhenti di tengah jalan, atau ada perdamaian, itu berarti ada kesepakatan antara keduanya. Dan itu, kata Bang Awee, tak mungkin gratis.

"Biar BPKS lebih baik, yang diperlukan adalah rukiyah. Rukiyah itu mengusir setan. Kalau minyak wali memanggil."

Komentar

Loading...