Unduh Aplikasi

Merugi Selama Jualan di Lamdingin, Pedagang Ikan Kembali ke Pasar Peunayong

Merugi Selama Jualan di Lamdingin, Pedagang Ikan Kembali ke Pasar Peunayong
Pedagang ikan mulai kembali berjualan di Pasar Peunayong, Sabtu, 22 Agustus 2020. Foto: AJNN/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Para pedagang ikan di Pasar Peunayong Banda Aceh alami kerugian setelah direlokasi ke Pasar Al Mahirah Lamdingin, Kota Banda Aceh sekitar dua bulan lalu.

Karena merasa rugi besar selama berdagang di Pasar Lamdingin, akhirnya para pedagang  ikan maupun ayam itu memaksakan diri untuk kembali berjualan di Pasar Peunayong, Sabtu (22/8).

Pantauan AJNN, para pedagang ikan maupun ayam terlihat sudah kembali membuka lapak di Pasar Peunayong. Mereka juga memasang spanduk sebagai bentuk keluhan dari masyarakat kecil itu.

"Kami seluruh pedagang kecil sangat susah/pedih merasakan selama dipindahkan atau perubahan pasar," tulis pedagang melalui spanduk yang digantung di depan bangunan pasar ikan itu.

Salah seorang pedagang ikan Peunayong, Rusdi mengatakan, selama berjualan ke Pasar Lamdingin, mereka bukan hanya tidak mendapatkan keuntungan. Bahkan, untuk mengembalikan modal saja cukup susah.

"Tidak mungkin jualan di Lamdingin, rugi setiap hari. Ada modal Rp 4 juta, nanti tinggal Rp 1 juta dan Rp 500 ribu. Tidak mungkin, habis modal," kata Rusdi kepada wartawan saat ditemui di Pasar Peunayong, Sabtu (22/8).

Baca: Wali Kota: Ayo Berbelanja ke Pasar Al Mahirah Lamdingin

Rusdi menyampaikan, masyarakat lumayan ramai yang pergi ke Pasar Lamdingin. Tetapi harga beli yang diminta tidak sesuai. Lalu, semuanya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang lokasinya dekat dengan pasar Al Mahirah tersebut.

"Minta harga yang tidak sesuai, kemudian warga ke TPI, karena ada grosir di sana, apalagi dekat," ujarnya.

Pedagang ikan mulai kembali berjualan di Pasar Peunayong, Sabtu, 22 Agustus 2020. Foto: AJNN/Rahmat Fajri

Hal senada juga diutarakan penjual ikan lainnya, Ruslan. Ia membuat perbandingan yang dirasakan para pedagang selama direlokasi. Kata dia, kalau mereka berjualan di Pasar Peunayong, 10 ekor ikan besar itu laku dalam waktu sehari. Tetapi setelah pindah ke Lamdingin, ikan 10 ekor itu belum tentu terjual.

"Biasa kami beli ikan 10 ekor, kalau di Pasar Peunayong habis sehari. Tapi kalau di sana (Lamdingin) tiga hari," ucap Ruslan.

"Itu pun pada hari kedua jual sesuai untuk kembalikan modal saja, dan hari ketiga kita kasih saja, tidak laku, tidak ada yang mau beli lagi," sambung Ruslan.

Menurut Ruslan, masyarakat tidak membeli ikan di Pasar Lamdingin itu karena lokasinya berdekatan dengan TPI Lampulo, sehingga semua mencari ikan ke tempat pelelangan tersebut.

"Itu semua karena tempatnya lebih dekat dengan TPI. Karena itu semua pergi ke sana," tutur Ruslan.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...