Unduh Aplikasi

Meriahkan Hari Kemerdekaan, Empat BUMN Bedah 50 Rumah Veteran di Aceh

Meriahkan Hari Kemerdekaan, Empat BUMN Bedah 50 Rumah Veteran di Aceh
Nenek mengangkat karung beras dari paket sembako yang dibagikan Kementrian BUMN memeriahkan HUT RI ke 71 di Aceh.Arman Konadi
BANDA ACEH - Sebanyak 50 kepala keluarga veteran di Aceh mendapat program bedah rumah pada moment peringatan HUT RI ke 71. Bedah rumah dengan nilai total Rp 40 juta untuk setiap unitnya itu merupakan kerjasama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam melaksanakan Corporite Social Responsibilty (CSR).

"Dulu mereka (veteran) berjuang sehingga ada baiknya untuk menghargai perjuangan mereka, pada moment peringatan HUT ke-71 ini, kami memberi sesuatu yang mereka butuhkan yaitu rumah,” kata Direktur utama PT ASDP Fery Indonesia Danang S Baskoro, Kamis (18/8).

Untuk Aceh, kata Danag, program berada di bawah tanggungjawab PT Angkasa Pura II dengan wakil PT ASDP, PT Pindan persero dan PTPN I. Selain di Aceh, program serupa juga dilakukan BUMN di seluruh Indonesia dengan totat rumah sebanyak 1700 unit.

“Kegiatan ini diinisiasi Kementerian BUMN, dan difasilitasi seluruh BUMN yang memiliki wilayah kerja di 34 di Indonesia, sudah dimulai sejak April lalu dan sebahagian besar telah selesai. Kami berharap masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan tahu bahwa keberadaan BUMN tidak hanya mengejar keuntungan tapi juga memberi keuntungan kepada masyarakat,” kata Danang.

Sementara itu Direktur Angkasa Pura II Daan Ahmad mengatakan selain bedah rumah bagi veteran, kegiatan bertajuk “BUMN Hadir Untuk Negeri” juga menghadirkan sejumlah program lainnya ditahun 2016. Program tersebut diantaranya, Siswa Mengenal Nusantara, Elektrifikasi, Pasar Murah, Pesta Rakyat, Pembinaan Mantan Altit Nasional dan Pembinaan Mantan Narapida.

“Ada banyak kegiatan, dan khusus untuk pasar murah kami menyediakan 1500 paket sembako dengan nilai Rp 150 ribu, dan dijual seharga Rp 25.000 ribu. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya program ini di Aceh,” kata Daan Ahmad.

Komentar

Loading...