Unduh Aplikasi

Merasa Dirugikan, Warga Aceh Utara Laporkan PT Telkomsel ke BPSK

Merasa Dirugikan, Warga Aceh Utara Laporkan PT Telkomsel ke BPSK
Warga melaporkan PT Telkomsel ke BPSK Aceh Utara. Foto: AJNN/Sarina.

LHOKSEUMAWE - Saiful, warga asal Kampung Baru, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara melaporkan PT Telkomsel ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) setempat, Kamis (10/6).

“Saya sejak tiga tahun terakhir menggunakan kartu seluler Halo, pada awalnya pihak perusahaan membuat perjanjian bayar Rp 100 ribu lebih dan tidak sampai Rp150 ribu per bulan,” kata Saiful kepada awak media.

Namun, lanjut Saiful, secara perlahan tarifnya naik tanpa pemberitahuan, sehingga harus bayar Rp160 lebih. Dan dirinya mengaku saat itu tidak terlalu mempermasalahkannya. Dan juga sudah memberitahukan kepada perusahaan terkait.

“Tahap kedua, sangat menyakitkan. Yang ini perjanjian kontraknya Rp100 ribu untuk unliminted per bulan. Setelah beberapa bulan berlangsung awalnya tidak ada kendala,” tuturnya.

Namun, sejak beberapa bulan terakhir, sempat tertunda satu bulan karena saat hendak membayar jaringannya rusak atau kendala lainnya yang tidak diketahui kenapa, dan ketika itu kartunya langsung dinonaktifkan oleh perusahaan itu, sehingga dirinya tidak bisa lagi menerima panggilan atau menelpon orang lain.

“Namun saya coba membayar saat itu, langsung uang saya dipotong Rp220 ribu. Tetapi kartu saya tidak diaktifkan lagi,” ujarnya.

Dengan kejadian seperti ini membuat dirinya merasa dirugikan karena nomor tersebut digunakan untuk keperluan pekerjaan, dan nomornya sudah disebarkan ke semua rekan dan kerabatnya, termasuk kantor tempat dia bekerja.

“Saya meminta kepada manajemen Telkomsel agar bertanggungjawab dalam hal ini. Atas kerugian saya harus diganti rugi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BPSK Aceh Utara, Hamdani mengatakan, pihaknya akan menerima siapapun konsumen yang membuat pengaduan. Dalam hal ini yang dilaporkan Telkomsel tentang penggunaan fasilitas jasa kartu.

“Ini akan kita pelajari dulu, lalu kita lihat tupoksinya seperti apa, baru akan diatur dan kita panggil untuk disidangkan atau dimediasikan. Dan akan dibutuhkan waktu lebih kurang sepekan,” imbuhnya.

Komentar

Loading...