Unduh Aplikasi

Merasa Diabaikan, Warga Lhokseumawe Kecewa dengan RSUCM

Merasa Diabaikan, Warga Lhokseumawe Kecewa dengan RSUCM
Ilustrasi. Foto: rscutmeutia.com

LHOKSEUMAWE - Seorang warga Lhokseumawe berinisial W mengaku kecewa dengan pelayanan Rumah Sakit Cut Meutia (RSUCM). Pasalnya, dirinya merasa diabaikan saat melakukan pemeriksaam suhu tubuh karena khawatir terdeteksi virus corona (Covid- 19).

Kepada AJNN, W menceritakan, kalau kemarin dirinya baru pulang dari Jakarta, selama di sana dia menggunakan angkutan umum, kemudian ia merasa demam, sesak dan lemas.

"Saat saya di IGD dokternya tidak bangun sama sekali dari kursinya untuk memeriksa. Dan meminta perawat dan mengukur suhu tubuh saya. Saat itu 37.7 derajat celcius," katanya, Rabu (17/3).

Dikatakan W, setelah itu dirinya langsung diberikan resep obat amoxilin, paracetamol, obat batuk dan obat elergi.

"Kemudian saya tanya, hanya ini saja obatnya. Terus saya tanya berapa hari saya harus mengisolasi diri. Dan mereka jawab enggak perlu dan saya diperbolehkan untuk bertemu orang," ujarnya.

Dirinya juga berharap agar pihak rumah sakit tidak berperilaku demikian kalau yang datang ke sana belum tentu positif.

"Saat rumah sakit itu ditunjukkan sebagai rumah sakit rujukan Corona berarti mereka sudah siap. Dan mereka punya SOP kenapa tidak dijalankan. Dan pihak rumah sakit juga tidak menyebutkan kalau saya dalam kondisi aman," tuturnya.

Komentar

Loading...