Unduh Aplikasi

Menyikat Maling di Gudang BPBD

Menyikat Maling di Gudang BPBD
ilustrasi

POLISI menangkap pengemudi dan menyita truk yang mengangkut 4,5 ton beras. Beras ini sedianya disimpan di gudang milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pidie Jaya. Namun polisi menemukan beras-beras ini tak jauh dari Samalanga. Tanpa dokumen resmi.

Kejahatan yang satu ini jelas tak bisa dimaafkan. Mencuri 4.5 ton beras yang dialokasikan untuk bencana alam jelas bukan sebuah kejahatan ringan yang yang diduga akan dijual oleh orang dalam di BPBD Pidie Jaya.

Mengeluarkan satu atau dua karung beras dari gudang mungkin mudah. Namun mengangkut ratusan beras dari gudang penyimpanan jelas membutuhkan kerja sama dengan banyak pihak. Dari penjaga pintu hingga pengawas barang.

Tidak mungkin orang di BPBD tidak mengetahui barang yang dikeluarkan dari gudang logistik tersebut. 

Sejak lama bantuan sosial dan bencana menjadi barang mainan di Aceh. Setelah tsunami, banyak bantuan yang dicuri dengan berbagai cara. Baik secara prosedural atau dari pintu belakang. Dan beras-beras inilah yang akan dialokasikan kepada masyarakat saat terjadi bencana

Karena itu, media ini mendesak agar kepolisian tidak ragu-ragu menindak orang-orang yang diduga terlibat dalam kejahatan ini. Termasuk dugaan keterlibatan sejumlah pejabat di BPBD Pidie Jaya. Ini adalah kejahatan yang buruk. 

Saat semua orang mencoba meringankan korban bencana, para “maling” di kantor penanggulangan bencana malah mencari keuntungan. Terlalu.

Komentar

Loading...