Unduh Aplikasi

INTERMESO

Menunggu Sedekah Qarun

Menunggu Sedekah Qarun
Ilustrasi: Convergence Venture.

SERING kali kita kecele. Sesuatu yang kita anggap baik ternyata membawa keburukan. Sebaliknya, sesuatu yang kita benci, kita hina, kita caci, saat berjumpa dengan siapapun, malah membawa kebaikan bagi kita. 

Begitu banyak hal yang tidak kita pahami. Bahkan di saat kita menganggap memahami suatu hal, percayalah, itu hanya kulit luar dari pengetahuan dari kejahilan yang selama ini membalut pikiran. 

Salah satu yang sulit untuk dipahami adalah berkaitan dengan uang dan keuangan. Di awal-awal pandemi, orang-orang di luar negeri sibuk mengatakan Indonesia akan bangkrut karena tidak melakukan lockdown yang diyakini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Tapi lihat saja negara-negara yang menerapkan lockdown, mereka malah kesulitan mengatasi penyebaran. Berbeda dengan Indonesia. Di sini, pemerintah memiliki semua kesaktian yang mampu memberikan keleluasaan kepada semua rakyatnya untuk mencari kehidupan sendiri-sendiri. 

Kata-kata bangkrut pun jauh dari kamus Indonesia. Saat PT Pertamina, PT PLN dan PT PGN merugi, rakyat Indonesia tak perlu khawatir karena di negara ini memiliki banyak kearifan lokal yang mampu menjamin sikap tolong menolong. Saat perbankan lebih mirip lintah darat, rakyat juga tak perlu khawatir, "semua sudah diberikan Allah kadarnya."

Negara ini memiliki hartawan, crazy rich people. Mulai dari level teri sampai paus biru. Kalau suatu saat nanti negara mengangkat bendera putih karena tak lagi memiliki uang untuk mengongkosi operasional negara, maka negara akan dengan mudah mendapatkan bantuan dari para Qarun tersebut.

Negara ini punya orang yang kekayaannya mencapai Rp 500 triliun. Kalau yang memiliki kekayaan di antara Rp 40 triliun sampai Rp 90 triliun, daftarnya cukup panjang. Belum lagi orang kaya kelas menengah yang kekayaannya miliaran hingga ratusan miliar rupiah. Saat mereka semua bersedekah, tak ada lagi kesusahan di negeri ini.

Karena itulah negara ini tidak terlalu khawatir saat kekayaannya dirampok dan pelakunya dibiarkan melenggang meski berhasil mengantongi uang triliunan rupiah. Ini adalah bentuk welas asih yang tidak dimiliki oleh pemimpin di negara manapun. 

Karena di negara ini, semua rakyat memedomani ayat Alquran; barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka dia akan diberikan jalan keluar dari segala kesusahan dan Allah akan memberikan dia rezeki dari sisi yang tidak dia perhitungkan sama sekali. Keren, kan?

HUT Pijay

Komentar

Loading...