Unduh Aplikasi

Menkopolhukam RI Tak Temukan Pelecehan Seks Imigran di Aceh Utara

LHOKSUKON - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan tidak ada pelecehan seksual di penampungan imigran Rohingya di Shelter Blang Ado, Kuta Makmur Aceh Utara, wilayah Hukum Kota Lhokseumawe.

“Terhadap dugaan pelecehan seksual yang berkembang beberapa hari lalu, sudah dilaporkan oleh Bapak Kapolres Lhokseumawe, sesuai visum yang dilakukan ke empat imigran tersebut tidak terbukti adanya tanda-tanda pelecehan seksual,”  ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Aceh Utara, Drs. Amir Hamzah, kepada AJNN, Jum’at (09/10).

Hal itu dikatakan Amir Hamzah terkait kunjungan rombongan Kemenkopolhukam RI pada Rabu (07/10) ke Shelter Blang Ado, dalam rangka menindaklanjuti laporan pelanggaran dan pelecehan seksual terhadap imigran Rohingya.

“Jadi yang berkembang di masyarakat telah terjadi perkosaan, itu tidak benar sama sekali,” lanjut Amir Hamzah.

Pemkab Aceh Utara, menurut Amir, menyatakan terima kasih atas kunjungan tersebut lantaran banyak memperoleh masukan positif terkait cara penanganan pengungsi.

“Dengan kehadiran beliau, langkah-langkah terhadap penanganan imigran dapat kami lakukan dengan baik sesuai aturan dan ketentuan,” katanya.

| EFENDY NOERDIN

Komentar

Loading...