Unduh Aplikasi

Menkes Bukan Dokter, IDI Aceh Tak Masalah

Menkes Bukan Dokter, IDI Aceh Tak Masalah
Ketua IDI Aceh, Safrizal Rahman. Foto: AJNN/Indra Wijaya

BANDA ACEH - Presiden Joko Widodo resmi melantik Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto, Rabu (23/12) di Istana Merdeka, Jakarta.

Budi Gunadi tidak memiliki latar belakang dokter, background yang selama ini dimiliki para menteri kesehatan yang pernah ada. Dimana Budi merupakan seorang lulusan Fisika Nuklir.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, dr. Safrizal Rahman mengaku tidak masalah terkait latar belakang menkes yang bukan dokter. Sebab, kejadian seperti ini juga sering terjadi di negara lain.

Sebaliknya, lanjut Safrizal, di Indonesia, Menteri Agama juga pernah memiliki latar belakang seorang dokter. 

"Karena memang menteri adalah preogratif Presiden. Harapannya adalah kemenkes mampu menetapkan para pakar dalam posisi yang tepat, sehingga mendukung program pemerintah serta mampu memberi masukan yang tepat kepada mentri kesehatan," pungkasnya.

Ia mengharapkan Menkes baru agar bisa melakukan penanganan Covid-19 di Indonesia akan lebih baik.

"Penanganan antisipatif itu sudah terjadi di beberapa negara lain utamanya Inggris," kata Safrizal, Kamis (24/12).

Selain itu, ia juga berharap Menkes baru juga mampu memberikan perlindungan kepada tenaga medis yang berjuang digarda terdepan melawan Covid-19.

"Tenaga medis kita yang sudah meninggal mencapai 600 jiwa. Ini juga harus menjadi perhatian khusus," ujarnya.

Poin penting yang harus segera dilakukan Menkes baru, kata Safrizal, proteksi keselamatan medis seperti mewajibkan dan memfasilitasi pemeriksaan swab PCR ke tenaga medis yang melakukan pelayanan baik covid maupun non covid.

"Menggerakan segenap tenaga medis kalau perlu juga melibatkan perguruan tinggi untuk sosialisasi program utamanya vaksin," tegasnya.

|INDRA WIJAYA

Komentar

Loading...