Unduh Aplikasi

Meningkatkan mutu pendidikan dayah dengan pemantapan kurikulum

Meningkatkan mutu pendidikan dayah dengan pemantapan kurikulum
Wpid img01503 20141027 1043
ACEH BARAT DAYA - Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Provinsi Aceh melakukan kegiatan sosialisasi kurikulum dayah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlangsung Rabu (29/10) sekitar pukul 09.00 Wib di Hotel Arena Blangpidie, kabupaten setempat.

Hadir dalam acara itu, Asisten Dua Setdakab Abdya Drs Nafis A Manaf, Wakil MPU Tgk Saed Marwan Saleh, Ketua BPPD Abdya Yusan, Ulama Aceh Tgk Waled Marhaban. Sementara para peserta diikuti dari sejumlah santri-santri dan Teungku Dayah dari empat kabupaten yakni Abdya, Aceh Selatan, Nagan Raya dan Kabupaten simeulu.

Sementara itu, Kepala BPPD Aceh yang diwalikiBidang Pembinaan Santri M. Nasir pada kesempatan itu membacakan sambutan Kepala BPPD Aceh yang menyebutkan, kehadiran dayah di tengah-tengah masyarakat semakin dibutuhkan karena telah mendapatkan pengakuan oleh semua pihak, “Bahwa melalui penyelenggaraan pendidikan di dayah dapat merubah manusia menjadi sempurna, baik lahir dan bathin,” jelasnya.

Menurutnya, lembaga pendidikan dayah bukanlah lembaga pendidikan yang menutup diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi selalu membuka diri untuk melakukan perubahan ke arah yang maju dengan penuh pengendalian diri sehingga tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

"Pemerintah Aceh dengan serius melaksanakan upaya-upaya peningkatan mutu pendidikan dayah, kegiatan pembinaan dan pengembangan proses pembelajaran/silabus dayah yang sedang dilaksanakan ini merupakan salah satu wujud nyata program peningkatan mutu pendidikan dayah,"paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, sejak tahun anggaran 2010, Gubernur Aceh telah menetapkan tim penyusunan kurikulum dayah pada BPPD Aceh untuk menyusun draf kurikulum dayah yang standar untuk diberlakukan secara menyeluruh dan telah dikeluarkan peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2010 tentang Pendidikan Dayah.

‎Ia menyampaikan, pada prinsipnya, penyelenggaraan pendidikan baik formal maupun non formal harus mempunyai beberapa komponen utama, yakni tenaga pengajar, kurikulum, peserta didik, sarana dan prasarana serta fasilitas lainnya.

Kepala BPPD Aceh juga berharap, dengan kegiatan sosialisasi proses pembelajaran ini, dapat melahirkan sebuah kurikulum yang standar dan seragam untuk diberlakukan pada dayah-dayah di Aceh sehingga nantinya Ijazah alumni dayah Aceh dapat diakui legalitas ditingkat Nasional.

Sementara itu, Asisten Dua, Drs Nafis A Manaf usai membuka acara sosialisasi itu dalam arahanya menyebutkan, Dayah harus melakukan pembenahan, harus mampu menawarkan model-model kompetitis dalam melahirkan lulusannya.

Untuk itu kata Nafis, dayah harus meningkatkan mutu yang profesional juga harus didukung sarana yang memadai termasuk laboratorium bahasa dan komputer.

RAHMAT RT

Komentar

Loading...