Unduh Aplikasi

Meninggal, Bocah SD di Langsa Tinggalkan Tulisan Mengharukan

Meninggal, Bocah SD di Langsa Tinggalkan Tulisan Mengharukan
Potongan isi tulisan yang ditulis almarhum Arif di diary miliknya. Foto: Ist

LANGSA - Muhammad Arif Maulana (10), warga Gampong Alue Beurawe, Kota Langsa, meninggal dunia, Rabu (14/10) saat sedang dirawat di RSUD Langsa.

Sebelum meninggal, Arif sempat mengungkapkan kerinduannya kepada almarhum ayahnya.

Tidak hanya itu, Arif yang masih duduk dibangku kelas 5 salah satu SD di Langsa itu juga meninggalkan sebuah tulisan yang ditulisnya di diary tentang ibunya.

Sebelum meninggal, pada Jum'at 9 Oktober 2020, usai pulang Jum'at, Arif mengeluh pusing dan disuruh istirahat oleh ibunya di rumah. 

"Keesokan harinya, Sabtu 10 Oktober 2020, Arif mulai demam dan Minggu 10 Oktober, mulai keluar campak dan masih istirahat di rumah," kisah pamannya, Habiby kepada AJNN.

Karena tubuhnya menggigil, kata Habiby, pada sore Selasa, 13 Oktober 2020 kemarin, almarhum dibawa ke IGD RSUD Langsa untuk mendapat perawatan medis dan Rabu 14 Oktober 2020, sekitar pukul 03.40 WIB Arif dinyatakan meninggal dunia.

Setelah Arif mmeninggal, kata Habiby, kakaknya membuka diary milik Arif dan menemukan sebuah tulisan yang mengharukan bagi keluarga, khususnya ibunya.

Betapa tidak, kata Habiby, dalam tulisan itu Arif berniat sekali ingin membahagiakan ibunya bila ia besar nanti. Namun keinginan itu pupus, karena Arif sudah duluan menghadap sang ilahi.

"Mungkin kerinduan dia untuk menjumpai almarhum bapaknya Suhardi dikabulkan," sebut Habiby, Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Aceh itu.

Menurut pamannya Habiby, sejak bapaknya meninggal, Arif tinggal bersama dengan ibunya Nurlita dan dua kakaknya di Langsa, sebelumnya mereka juga tinggal di Banda Aceh.

Berikut isi tulisan lengkap yang ditulis Arif di diary lima hari sebelum ajal menjemputnya.

"Saya bersekolah di Muhammadiyah, saya sangat senang bisa bersekolah, saya bersekolah untuk membahagiakan orang tua saya, diwaktu besar saya ingin membalas jasa orang tua, makanya saya ingin belajar dengan giat. Aku akan menjaga ibuku seperti aku dijaga ibuku yang tersayang. Aku tidak akan pernah bisa membalas jasa mu wahai ibuku tercinta yang tersayang, aku sangat senang mempunyai ibu yang sangat baik. Terimakasih ya Allah," demikian isi tulisannya.

Komentar

Loading...