Unduh Aplikasi

Mengukur Kemiskinan di Pidie Jaya Lewat Penerima Bantuan

Mengukur Kemiskinan di Pidie Jaya Lewat Penerima Bantuan
FOTO: Suara.com/Ema Rohimah

PIDIE JAYA - Bermacam bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada keluarga miskin menjadi salah satu indikator pengukur kemiskininan disuatu daerah.

Saat ini ada empat macam bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin, yaitu, bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Sosial Tunai (BST) Pos, dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako.

Di Kabupaten Pidie Jaya jumlah Kartu Keluarga (KK) berdasarkan rekab terkini Dinas Pendudukan dan Pencatat Sipil kabupaten setempat sebanyak 48.518 KK. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.700 diantaranya adalah KK PNS, TNI dan Polri. Sisanya sekitar 44.4818 adalah KK masyarakat sipil.

Data yang diperoleh AJNN dari Bagian Penanggulangan Kemiskinan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie Jaya, pada tahun 2020, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mencapai 47.164 KK.

Rinciannya, KPM PKH sebanyak 9 ribu KK, KPM BLT DD 16.053 KK, KPM BST Pos 8 ribu KK, dan PKM BPNT Sembako sebanyak 14.111 KK.

Berdasarkan data tersebut, jika penerima bantuan sosial adalah keluarga miskin, maka semua KK di Pidie Jaya adalah keluarga miskin. Bahkan setelah dikurangi KK PNS, TNI/Polri, jumlahnya masih minus 2.346 KK, artinya terdapat KK pada tahun 2020 yang dobel mendapat bantuan sosial, atau kemungkinan KK minus tersebut adalah KK "siluman".

"Itu data tahun 2020 yang saya kumpulkan. Untuk tahun ini Alhamdulillah ada berkurang (penerima BLT DD) sekitar 1.300 KK, berarti tugas saya mengurangkan orang miskin di Pidie Jaya sudah berjalan," kata Kepala Seksi Penanggulangan Kemiskinan DPMG Pidie Jaya, Bukhari kepada AJNN, Rabu (21/4), di ruang kerjanya.

"Ini saya buat rekab sendiri, data tahun 2020 saya kumpulkan datanya dari Dinas Sosial, dan jumlah KK saya sinkron pada Dinas Disdukcapil," tambahnya mengakhiri.

Melihat kejanggalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya harus serius menanggapi apa yang telah dikumpulkan oleh seorang kepala seksi itu. 

Jika mengacu PKM sebagai tolak ukur kemiskinan, maka semua KK di Pidie Jaya adalah keluarga miskin, jadi tidak salah jika Kabupaten Pidie Jaya ditempatkan dalam salah satu kabupaten termiskin di Aceh.

Apakah Pidie Jaya akan bertahan dengan statusnya saat ini yaitu sebagai salah satu kabupaten termiskin di Aceh.  jawabannya ada sama Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas dan Wakilnya, Said Mulyadi.

Komentar

Loading...