Unduh Aplikasi

INTERMESO

Menghilangkan Goresan Hati

Menghilangkan Goresan Hati
Ilustrasi: Shutterstock

 ALLAH itu Maha Besar. Bahkan di dalam lidah yang tidak mengakui, sesungguhnya hati mereka merasakan kebesaran itu, zat Maha Suci dan Maha Kuasa. Namun, karena sombong, mereka terlalu sulit untuk mengakui. 

Seperti setan. Mahkluk yang satu ini bukan melawan. Bahkan setan mengakui kekuasaan Allah SWT. Banyak dialog dalam Alquran yang menunjukkan betapa setan memohon kepada Allah, dengan cara yang sangat mesra, untuk menyesatkan manusia. 

Namun dalam film-film, dan pemahaman kita yang didengungkan dalam berbagai mitos, setan digambarkan sedang membangun perlawanan terhadap Allah. Padahal dalam urusan ketaatan, mungkin setan lebih taat ketimbang kita. 

Setan hanya sombong. Tidak seperti malaikat yang segera bersujud kepada Adam as, setelah diciptakan. “Ngapain pula aku sujud kepada Adam. Aku dibuat dari api, sedangkan Adam dibuat dari tanah.”

Lantas, setelah proposal itu diizinkan--setan tetap tak bisa berbuat apa-apa tanpa izin Allah, karena yang Maha Kuasa itu Allah--dia menyerukan kepada manusia ke arah kesesatan, terutama syirik. 

Ada dua jenis syirik. Syirik pertama adalah jelas-jelas menduakan Allah. Syirik kedua adalah tidak merasakan keberadaan Allah dalam sehari-hari. 

Sering kali kita menganggap sebuah keberhasilan itu adalah hasil kerja keras diri sendiri. Kita menganggap tidak ada intervensi Allah; izin, dalam setiap keberhasilan. Kita berhasil mengumpulkan uang, mendapatkan posisi terhormat, atau kenikmatan lain di bumi ini, dan menganggap itu semua adalah kepintaran akal kita. 

Padahal, seperti diingatkan Allah dalam Alquran, tidak ada di langit, bumi dan di antara keduanya berjalan tanpa izin Allah. Namun kita masih saja merasa hebat dan berkuasa. 

Pagi ini, saat kita mengisi hati dengan kalimat takbir, hendaknya kita memahami artinya. Itu adalah salah satu cara untuk tetap memelihara keimanan. Pahamilah makna zikir untuk menghilangkan goresan dan keraguan di dalam hati. Selamat beridul Fitri. 

Komentar

Loading...