Unduh Aplikasi

Mengaku Istri Jaksa, Seorang Wanita Maki Petugas saat Razia Masker di Takengon

Mengaku Istri Jaksa, Seorang Wanita Maki Petugas saat Razia Masker di Takengon
Foto: Ist

ACEH TENGAH - Sejak kemarin sore tersebar dua video viral yang memperlihatkan seorang wanita muda bersitegang dengan petugas dari Satpol PP/WH dan personil Polres Aceh Tengah razia penerapan protokol kesehatan, Rabu (13/10) di Simpang Empat, Bebesen, Aceh Tengah.

Dalam video berdurasi 6 menit 20 detik tersebut terlihat wanita memakai pakaian hijau dihentikan oleh petugas karena tidak memakai helm dan masker. Saat sedang ditanya petugas, wanita tersebut langsung menelpon pria yang diduga suaminya, sambil membentak petugas kepolisian dan Satpol PP yang berusaha memberikan pemahaman tentang pentingnya protokol kesehatan.

Saat seorang petugas kepolisian menanyakan pekerjaan suaminya, wanita itu menjawab kalau suaminya seorang Jaksa dan dirinya berasal dari Medan, Sumatera Utara. Dia  beralasan sedang terburu-buru menjemput anaknya sekolah. Petugas mengatakan kalau mereka tidak melarang wanita itu menjemput anaknya, namun harus melalui proses pemeriksaan dulu.

"Kalau suami ibu Jaksa, pasti lebih tahu hukum," ujar petugas kepolisian.

Perdebatan terus berlanjut dan semakin ramai. Petugas tetap berusaha menenangkan sang wanita namun dirinya terus berteriak dan berusaha pergi dari lokasi razia. Tapi usahanya digagalkan oleh petugas. Pada video kedua terlihat suami dari wanita itu datang. Ketegangan kembali terjadi bahkan pihak kepolisian sudah mulai hilang kesabaran dan meminta wanita dan suaminya tersebut ikut petugas ke kantor polisi. Akhirnya wanita tersebut didampingi suaminya menurut informasi dibawa ke Mapolres Aceh Tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Untuk memastikan hal tersebut AJNN berusaha menghubungi Kasatpol PP/WH Aceh Tengah, Sahrial Apri. Namun telepon tidak diangkat, pesan singkat AJNN melalui WhatsApp juga tidak di balas. Akhirnya AJNN menghubungi Kasubbag Humas Polres Aceh Tengah, AKP Zen Hamid Hasibuan. Zen Hamid membenarkan kejadian tersebut tapi dirinya menyebutkan kalau suami  wanita tersebut bukan jaksa, tetapi adik ipar dari suaminya yang jaksa.

Selanjutnya AJNN kembali menghubungi seorang pejabat Satpol PP bernama Anuar. Pria yang menjabat Kabid Trantib di Satpol PP/WH Aceh Tengah tersebut mengatakan hal yang berbeda. Kepada AJNN Anuar mengatakan wanita itu tidak ada hubungannya dengan institusi kejaksaan. Menurut Anuar suami wanita dalam video tersebut seorang advokat.

Secara rinci Anuar menjelaskan, kejadian viral itu berawal saat mereka sedang razia di Simpang 4 dekat Indomaret, yang berada dalam kecamatan Bebesen. Razia tersebut menurut Anuar yang juga Ketua seksi pendisiplinan Satgas penanganan Covid-19 kabupaten Aceh Tengah, berlangsung dalam rangka penegakan protokol kesehatan yang dimulai sekitar 09.30 WIB

"Semua masyarakat yang tidak memakai masker kita berhentikan. Berhubung kami punya alat rapid test dari Polda, maka bagi yang bersedia atau mau, kita rapid test," ujar Anuar kepada AJNN.

Lebih lanjut Anuar menjelaskan saat itu tanggal sekitar pukul 10.50 WIB, melintas seorang ibu-ibu memakai pakaian berwarna hijau, tanpa masker dan helm. Lalu dirinya menegur dengan mengatakan. "Ibu, mohon maaf kenapa tidak pakai masker. Tapi ibu tersebut langsung marah kepada saya dan mengatakan "Mulut - mulut saya kenapa bapak yang urus" lalu saya minta ibu itu berhenti dan meminta identitas. Tapi si ibu menolak memberikan identitas dan mengatakan kalau dia istri pejabat," ungkap Anuar.

"Karena saya malas ribut, lalu saya meminta tolong ibu Selmi, Kasat Binmas Polres Aceh Tengah untuk menangani. Ternyata wanita ini juga bersitegang dengan ibu Selmi, bahkan membentak perwira polisi tersebut dan mengaku sebagai istri jaksa. Tapi ternyata dia bukan istri Jaksa," sambung Anuar.

Anuar juga menjelaskan kalau ternyata pekerjaan suaminya sesuai dengan pengakuan adalah seorang advokat (pengacara). Lalu menyebutkan kalau kasipimsus Kejari Takengon saudaranya. Namun kata Anuar, Ternyata mereka hanya sama - sama berasal dari Medan dan bertemu di Takengon.

Akibat kejadian tersebut, pihak Satpol PP/WH Aceh Tengah sudah membuat laporan ke pihak Polres Aceh Tengah. Setelah berkoordinasi dengan pihak Reskrim, ternyata mereka dijerat dengan pasal 216 KUHP melawan petugas yang sedang bertugas, lalu dikaitkan juga dengan undang-undang wabah tentang pencegahan penyakit menular.

Saat AJNN meminta inisial dari pasangan tersebut Anuar mengaku lupa dan meminta untuk memintanya kepada pihak Reskrim. Namun sekali lagi Anuar menegaskan kalau wanita tersebut bukan keluarga dari Kejaksaan Negeri Takengon.

"Kami memastikan dari suaminya kalau mereka bukan dari Kejaksaan Negeri Takengon," ujar Anuar.

Sementara itu, salah satu narasumber terpercaya AJNN mengatakan kalau wanita yang viral tersebut benar istri seorang Jaksa yang bertugas di Kejari Takengon. Narasumber ini merupakan orang dalam dari sebuah institusi di Aceh Tengah. Kepada AJNN dirinya mengatakan kalau benar wanita itu istri jaksa. Keyakinan itu juga diperkuat usai narasumber AJNN itu menghubungi salah satu pejabat Kejari Takengon. Namun dalam pengakuan kepada AJNN, sang narasumber belum bisa mendapatkan nama lengkap jaksa tersebut.

Komentar

Loading...