Unduh Aplikasi

Menepuk Air di Dulang, Terpercik Muka Sendiri

Menepuk Air di Dulang, Terpercik Muka Sendiri
Ilustrasi

PELAKSANA tugas Gubernur Aceh, Soedarmo, kembali berulah. Belum pupus dari ingatan tudingan miringnya terhadap proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh 2017 yang menyeret-nyeret Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, kini Soedarmo kembali mengeluarkan kata-kata “bersayap” terkait penentuan jabatan di Pemerintahan Aceh.

Seperti dikutip dari aceh.tribunnews.com, Soedarmo berkata, “ada orang berani menawarkan sejumlah uang dalam pengurusan satu jabatan Kepala SKPA, mungkin karena sudah biasa terjadi. Tapi bagi saya, tidak, tidak, tidak akan saya lakukan.”

Sebagai seorang yang dipercayakan untuk memimpin, tudingan Soedarmo ini jelas tak bisa dianggap remeh. Menuding penentuan jabatan oleh pemerintahan sebelumnya dilakukan dengan syarat menyetorkan uang tentu sama saja dengan menuding proses penentuan jabatan yang terjadi selama ini penuh kecurangan.

Tudingan ini sangat serius. Apalagi menyangkut jumlah uang yang besar dan jabatan yang tinggi. Jika Soedarmo memiliki bukti, harusnya hal ini segera dilaporkan kepada pihak penegak hukum. Bukan mengumbar tudingan. Karena hal ini sangat sensitif. Hati-hati, jangan menepuk air di dulang terpercik muka sendiri.

Alangkah lebih baik jika Soedarmo menahan diri dan hanya mengeluarkan pernyataan yang menyejukkan. Meski memang praktik seperti yang ditudingkannya sangat tidak pantas dilakukan. Mewanti-wanti para pejabat untuk tidak menggubris tawaran para calo adalah sebuah keharusan. Namun hal ini tidak harus dilakukan dengan menjelek-jelekkan pihak lain.

Sebagai seorang pejabat, tindakan Soedarmo akan ditiru oleh masyarakat. tak elok rasanya jika Soedarmo terus berusaha memojokkan pihak-pihak tertentu. Karena saat ini, Soedarmo menjalankan misi penting. Menjadi seorang yang memimpin empat juta penduduk Aceh.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...