Unduh Aplikasi

Mendagri Tito ke Kepala Daerah: Jadilah Pelayan, Bukan Penguasa

Mendagri Tito ke Kepala Daerah: Jadilah Pelayan, Bukan Penguasa
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, berkomitmen untuk menghilangkan feodalisme di kalangan birokrat. Sebab feodalisme menghambat pelayanan publik.

"Saya ingin ada perubahan-perubahan budaya-budaya yang mungkin menghambat layanan publik yang baik, agak feodalistik, mungkin. Ini harus diubah, menjadi budaya yang benar-benar melayani. Reformasi birokrasi harus dilakukan dan itu enggak gampang," ujar Tito di Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10).

Bukan kepada jajaran birokrat di pusat saja, Tito juga ingin mengubah pola pikir para kepala daerah dan ASN di daerah. Ia ingin para kepala daerah dan ASN tidak lagi berpikir dilayani, tetapi seharusnya melayani.

"Bukan hanya budaya di Kemendagri tetapi juga budaya di lingkungan pemerintah daerah. Bagaimana mengubah mindset jangan lagi menjadi penguasa, tetapi jadilah pelayan. Mengubah mindset itu tidak gampang," tuturnya.

Mantan Kapolri itu menyampaikan perubahan paradigma dan budaya itu membutuhkan waktu. Sehingga Tito berjanji akan terus menyesuaikan diri sehingga menemukan formula yang tepat untuk mewujudkannya.

"Maka ketika saya di polisi, saya membuat buku Democratic Policing. Apa itu demokrasi bahwa pemilik negara adalah rakyat. Maka kita harus mengikuti apa yang diinginkan oleh pemilik negara, yakni rakyat. Kita melayani. Nah mengubah budaya dari penguasa, pejabat, menjadi pelayan itu enggak gampang, tetapi harus kita lakukan," tutup Tito.

Komentar

Loading...