Unduh Aplikasi

Menatap Jam di Bangku Panjang

Menatap Jam di Bangku Panjang
Ilustrasi: dreamstime.

KEPALA Kepolisian RI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengganti sejumlah pejabat di kepolisian. Di Aceh, dua posisi penting, Kepala Kepolisian Resor Aceh Tenggara dan Direktur Reserse Kriminal Khusus, juga masuk dalam agenda mutasi kali ini. 

Direskrimsus Polda Aceh Kombes Margiyanta dan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo dimutasi ditarik ke Markas Besar Kepolisian. Mereka hanya menjadi perwira biasa di Pelayanan Markas Polri (Pamen Yanma Polri). 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut keduanya tersangkut masalah. Namun dia tidak merinci permasalahan yang menjerat keduanya sehingga harus dibangkupanjangkan. 

Kombes Pol Sony Sonjaya didapuk menggantikan Margianta. Sementara jabatan Kapolres Aceh Tenggara diberikan kepada AKBP Bramanti Agus Suyono.

Terlepas dari masalah yang menjerat keduanya, pergantian posisi sejumlah pejabat di kepolisian hendaknya menjadi pemicu untuk menuntaskan sejumlah perkara yang selama ini mandek. 

Di Aceh Tenggara, misalnya, kepolisian urung merampungkan kasus pembakaran rumah wartawan. Padahal, segala bukti yang dibutuhkan untuk mengungkapkan para pelaku cukup kuat. 

Demikian juga di jajaran Reskrimsus Polda Aceh. Sejumlah pekerjaan rumah yang ditinggalkan Margianta harus diselesaikan oleh Sony. Yang paling menyorot perhatian adalah kasus dugaan korupsi dana beasiswa di Pemerintah Aceh. 

Saat menduduki sebuah jabatan, maka keberhasilan mereka hanya diukur lewat pencapaian. Banyak pejabat menjadikan jabatan mereka sebagai ajang untuk membarter demi keuntungan pribadi. 

Di tengah upaya Kapolri mewujudkan kepolisian yang presisi, sikap seperti ini tentu sangat bertolak belakang. Dan mereka yang tidak senapas dengan keinginan Kapolri perlu dibina lebih lanjut, meski bukan lewat tes wawasan kebangsaan. 

Komentar

Loading...