Unduh Aplikasi

Menanti Titah Jokowi

Menanti Titah Jokowi
Joko Widodo
KEDATANGAN Jowo Widodo ke Bener Meriah dan Aceh Tengah hari ini menyiratkan banyak makna. Bagi mereka yang mendukung pemekaran Provinsi Aceh, ini adalah sinyalemen terwujudnya Provinsi Aceh Leuser Antara Barat Selatan (Alabas).

Namun hendaknya kedatangan presiden ke-7 ini tidak terlalu cepat disimpulkan menjadi tanda restu pembentukan provinsi baru. Bisa saja ini adalah agenda pulang kampung, setelah hampir 30 tahun lamanya, Jokowi kangen. Dia ingin melihat lagi Desa Bale Atu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, yang pernah menjadi tempat indah saat muda dulu.

Ya, Jokowi pernah menetap lama di Bener Meriah. Saat itu, dia bekerja sebagai pegawai di PT Kertas Kraft Aceh. Perusahaan ini pernah menjadi salah satu perusahaan bonafide di Aceh. Tak kalah tenar dengan PT Arun dan PT Pupuk Iskandar Muda.

Di kampung ini pula Jokowi menikmati bulan madu bersama istrinya, Iriana. Menurut ayah angkat Jokowi di kampung itu, Nurdin Aman Tursina, Jokowi menolak banyak cinta karena hatinya tertambat pada Iriana. Usai menikah, Jokowi memboyong Iriana untuk menetap di pelosok Aceh, di kaki Burni Telong. Saat itu, daerah ini masih sangat hijau dan tergolong hutan. Kawasan pegunungan yang dipenuhi oleh belantara pinus.

Kesederhanaan kehidupan kampung dan Jokowi seperti menyatu. Di kampung ini, Jokowi dikenal dekat dengan banyak orang. Bahkan gaya berpakaiannya tak jauh berubah. Dia masih menggemari kemeja kotak-kotak atau kemeja putih lengan panjang yang digulung hingga ke atas siku.

Kini Jokowi kembali. Tidak sebagai pekerja KKA. Kini pria ceking itu menjadi orang paling berkuasa di seantero Indonesia. Tentu tak ada yang menyangka garis hidup bekas Wali Kota Solo dan Gubernur Jakarta ini mencapai puncak karier politik. Namun jabatan itu tak membuatnya berubah. Di mata Aman Tursina, Jokowi masih sama seperti Joko yang dikenalnya 30 tahun lalu; bijak, cekatan, dan murah hati.

Kini dengan kekuasaan besar di tangan, kedatangan Jokowi dinanti. Tidak hanya sekadar mencari cerita nostalgia, dari tangannya pula akan lahir sebuah keputusan penting tentang masa depan Aceh, tetap sebagai satu provinsi atau dibelah dua. Mari berharap, dingin dan segarnya udara Tanah Gayo, membantu Jokowi memberikan keputusan tepat. Keputusan yang menjadi penentu negeri bertuah ini.

Komentar

Loading...