Unduh Aplikasi

Memidana Komisioner KPU

Memidana Komisioner KPU
Ilustrasi: the ssl store

DUGAAN kecurangan dalam Pemilihan Umum 2019 terus bermunculan. Sejumlah keteledoran penyelenggara pemilihan menambah panjang catatan buruk penyelenggara pemilu kali ini. Kecurangan-kecurangan ini memunculkan banyak permasalahan mendasar yang menentukan kualitas pemilu dan kredibilitas rezim ini untuk memunculkan presiden dan wakil-wakil rakyat sesuai dengan keinginan mayoritas masyarakat.

Sebelum pemilihan, di sejumlah daerah, KPU gagal mendistribusikan logistik ke seluruh tempat pemungutan suara. Alhasil, daerah-daerah yang mengalami keterlambatan pasokan kertas suara di Indonesia tak bisa memilih di hari yang sama; 17 April 2019.

Jauh sebelum surat suara didistribusikan, persoalan pemilih ganda atau urusan rekam data kartu tanda penduduk (KTP) elektronik yang tak rampung, juga membuat banyak warga kehilangan hak pilih. Soal kehilangan hak pilih ini juga terjadi di rumah sakit-rumah sakit di Banda Aceh. Pasien dan keluarga mereka terpaksa jadi penonton saat masyarakat lainnya menggelar pesta demokrasi.

Seharusnya penyelenggara pemilihan mampu memperkirakan kondisi ini. Mereka tak perlu menunggu surat dari rumah sakit. Yang seharusnya dilakukan penyelenggara pemilihan adalah mendatangi rumah sakit-rumah sakit itu untuk menjamin hak setiap warga negara yang berhak memilih terpenuhi.

Saat pemilihan, banyak rekaman video beredar yang merekam aksi kecurangan. Parahnya lagi, kecurangan ini melibatkan penyelenggara, pengawas, dan oknum pendukung partai politik tertentu. Bukan tak mungkin, kecurangan-kecurangan itu juga mendapat lampu hijau dari aparat penegak hukum yang seharusnya mengawasi ketat jalannya pemungutan suara hingga proses penghitungan selesai.

Kelalaian-kelalaian ini jelas tak bisa didiamkan. Mereka yang bertanggung jawab dan menerima uang dari negara untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berlangsung tak boleh lepas tangan. Kelalaian itu tak bisa dibiarkan. Apalagi sampai menghilangkan hak konstitusi warga negara. Penyelenggara yang lalai, terutama para komisioner KPU, pantas dipidanakan.

Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...